oleh

Tambang Emas Ilegal Dongi-Dongi Beroperasi Lagi, Empat Penambang Ditangkap

LOKASI tambang emas Dongi-Dongi. FOTO: RESKRIMSUSSULTENG

SultengTerkini.Com, PALU– Aktivitas penambangan emas ilegal di Dongi-Dongi, Kabupaten Poso yang dulu ditutup mantan Kapolda Sulawesi Tengah (Sulteng) Rudy Sufahriadi kini mulai beroperasi kembali. Buktinya, empat penambang ilegal ditangkap Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sulteng.

Keempat penambang emas ilegal ini ditangkap saat hendak mengolah 39 karung batu emas di tempat pengolahan emas Kelurahan Kawatuna, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu.

Kepala Bidang Humas Polda Sulteng, Kombes Polisi Didik Supranoto yang dikonfirmasi media ini, Rabu (15/1/2020) membenarkan penangkapan tersebut.

Menurut Didik, awalnya dua penambang emas ilegal ditangkap pada 7 Januari 2020 di Kelurahan Kawatuna.

Dari tangan kedua tersangka, polisi mengamankan 22 karung pasir emas sebagai barang bukti.

Keesokan harinya, lanjut Didik, polisi kembali mengamankan dua orang penambang ilegal dari Dongi-Dongi. Keduanya ditangkap membawa barang bukti 17 karung pasir emas.

“Ada empat pelakunya, semuanya sudah jadi tersangka yakni berinisial AN, BO, RA dan UN. Saat ini, keempatnya sudah ditahan di Polda Sulteng untuk pengembangan,” jelas mantan Kapolres Kolaka, Polda Sulawesi Tenggara itu.

Dia menambahkan, selain puluhan karung pasir emas, pihaknya juga mengamankan dua unit pikap yang digunakan tersangka untuk mengangkut material.

Saat diamankan, kata perwira menengah tiga melati itu, para tersangka tidak mampu memperlihatkan surat izin kepemilikan material pasir emas tersebut.

“Kasus ini terus dikembangkan agar diketahui siapa yang mendalangi pembukaan kembali tambang tersebut,” urai Didik.

Sementara itu, Kapolda Sulteng, Irjen Polisi Syafril Nursal tidak menolerir adanya aktivitas penambangan emas ilegal di seluruh wilayah hukum kerjanya.

“Sekarang ini kami lagi menertibkan (tambang emas ilegal). Kita akan tindak semua karena itu merugikan negara,” tegas jenderal bintang dua itu.

Syafril mengaku tidak akan tebang pilih dalam penegakan hukum di wilayah kerjanya.

“Tidak ada malam tanpa penggerebekan. Alhamdulillah itu DPO-DPO curanmor, narkoba  itu sudah banyak yang ditangkap. Kita ingin membuat situasi di Sulteng ini negeri yang aman,” tegasnya. GUS/CAL

Silakan komentar disini...
loading...
(Visited 1.906 times, 1 visits today)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed