oleh

Asisten Mulyono Harap PLUT KUMKM Jadi Rumah Pemberdayaan

WhatsApp Image 2019-12-11 at 17.32.35
ASISTEN Administrasi Umum, Hukum dan Organisasi Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, Mulyono menggunting pita sebagai tanda peresmian rehab kantor Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Sulawesi Tengah pascabencana, Rabu (11/12/2019). FOTO: HUMAS

SultengTerkini.Com, PALU– Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) menggelar Gebyar Pusat Layanan Usaha Terpadu Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (PLUT-KUMKM) selama dua hari mulai Rabu (11/12/2019) bertempat di Gedung PLUT-KUMKM, Jalan Soekarno Hatta, Kota Palu.

Momen gebyar itu turut dirangkai peresmian rehab kantor pascabencana oleh Gubernur Sulteng diwakili Asisten Administrasi Umum, Hukum dan Organisasi, Mulyono dengan ditandai pengguntingan pita.

Asisten Mulyono mengakui, UMKM adalah pilar penting yang menjaga kedaulatan ekonomi bangsa di tengah badai krisis ekonomi dunia.

Olehnya untuk menstimulasi sektor UMKM katanya, pemerintah akan menggelontorkan dana mencapai Rp 325 triliun bagi pelaku UMKM lewat Kredit Usaha Rakyat (KUR) mulai tahun depan hingga 2024.

“Karena pemerintah (pusat) sudah menyediakan dana maka (tugas) pemda yang memfasilitasi,” katanya.

Dia mengatakan, fasilitasi itu tak lain berupa PLUT-KUMKM Sulteng yang siap mendampingi para pelaku usaha lewat tujuh tenaga konsultan ahli.

Para konsultan katanya, menguasai tujuh bidang spesifik yaitu kelembagaan, sumber daya manusia, produksi, pembiayaan, pemasaran, pengembangan teknologi, dan jaringan kerjasama.

Bahkan empat diantaranya sudah mengantongi sertifikat profesi oleh Lembaga Sertifikasi Profesi, sehingga keahliannya tidak perlu diragukan lagi. Akhirnya Asisten Mulyono berharap PLUT-KUMKM jadi rumah pemberdayaan.

“Dimana dari sini saudara-saudara pelaku usaha dapat meramu dan menyajikan KUMKM yang tangguh,” pungkasnya.

Pada kesempatan itu, Asisten Mulyono bersama Kadis Koperasi Sulteng, Eda Nur Ely meninjau beberapa stan pameran dari pelaku UMKM asal Kota Palu, Kabupaten Donggala, Sigi dan Parigi Moutong. CAL

Silakan komentar disini...
loading...
(Visited 34 times, 1 visits today)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed