oleh

Maju Pilkada Touna, Rendy Lamadjido Daftar Demokrat

WhatsApp Image 2019-11-16 at 15.47.58(1)
HAMSA, Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Touna mendaftarkan Rendy Lamadjido, mantan anggota DPR RI pada Partai Demokrat untuk mengikuti pemilihan kepala daerah di Kabupaten Tojo Unauna pada 23 September 2020 mendatang. FOTO: IST

SultengTerkini.Com, TOUNA– Rendy Lamadjido, mantan anggota DPR RI mendaftarkan diri pada Partai Demokrat untuk mengikuti pemilihan kepala daerah di Kabupaten Tojo Unauna (Touna) pada 23 September 2020 mendatang.

Pendaftaran ke Demokrat itu dilakukan melalui Hamsa, Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Touna.

“Ini adalah bagian dari bentuk keseriusan Rendy untuk bertarung pada pilkada 2020 mendatang,” kata Hamsa usai pendaftaran.

Sementara itu, Basir Pangewang, Ketua Tim Verifikasi Partai Demokrat saat dihubungi jurnalis media ini melalui telepon selulernya, Sabtu (16/11/2019) membenarkan jika Rendy Lamadjido telah mendaftar di partainya untuk pilkada Touna.

Dia mengatakan, DPC Demokrat Touna membuka pendaftaran untuk para bakal calon bupati dan wakil bupati setempat.

Menurutnya, pendaftaran ini dibuka untuk menindaklanjuti instruksi Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Sulteng Nomor 92/juklak/DPD.PD/11/2019 tertanggal 2 November 2019.

Pendaftaran itu dibuka mulai 14 hingga 30 November mendatang.

Untuk pengembalian formulir kata Basir, dimulai sejak 1 hingga 14 Desember 2019 mendatang.

Sejauh ini kata dia, para bakal calon bupati yang sudah mendaftarkan diri di partainya yakni Suprapto Dg Situru dan Rendy Lamadjido.

Sementara untuk bakal calon wakil bupati yakni Astar Talono dan Aceng Lahay.

Kedua bakal calon wakil bupati ini merupakan mantan Anggota DPRD Touna periode 2009-2014.

Dalam proses penjaringan ini, pihaknya tetap akan menerima dari siapa saja yang ingin mendaftarkan diri.

Namun kata dia, pada formulir tersebut ada sejumlah syarat yang harus dipenuhi oleh bakal calon.

Setelah itu akan diteruskan ke DPD lalu dilakukan uji kelayakan dan kepatutan.

Hasil dari itu akan diteruskan kepada DPP kemudian DPP merekomendasikan siapa layak menurut kriteria yang diatur oleh dalam aturan organisasi.

“Semua diperlakukan sama dan tak ada yang diprioritaskan atau dispesialkan walaupun kader Partai Demokrat yang ingin mendaftarkan diri, karena semua bakal calon yang mendaftar tetap melalui proses,” kata Basir. SMS

Silakan komentar disini...
loading...
(Visited 104 times, 1 visits today)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed