Selama Operasi Patuh Tinombala, Satlantas Polres Palu Menilang 1.869 Pelanggar

156
WhatsApp Image 2019-09-11 at 22.56.34
KEPALA Satlantas Polres Palu, Iptu M Abdhi Hendriyatna saat ditemui sejumlah jurnalis usai Operasi Patuh Tinombala di Jalan Teratai, Rabu (11/9/2019) sore. FOTO: ICHAL

SultengTerkini.Com, PALU– Aparat Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Palu di Sulawesi Tengah menilang ribuan pelanggar lalu lintas selama berlangsungnya Operasi Patuh Tinombala dari 29 Agustus hingga 11 September 2019 di wilayahnya.

“Jumlah yang ditilang sampai hari terakhir Operasi Patuh ini sebanyak 1.869 pelanggar,” kata Kepala Satlantas Polres Palu, Iptu M Abdhi Hendriyatna saat ditemui sejumlah jurnalis usai Operasi Patuh Tinombala di Jalan Teratai, Rabu (11/9/2019) sore.

Abdhi mengatakan, ribuan pelanggar yang mendapat tilang itu didominasi pengendara sepeda motor dengan berbagai macam jenis pelanggaran.

Untuk pelanggaran yang masuk dalam sasaran prioritas itu yakni pengendara anak di bawah umur, tidak mengenakan helm standar, menggunakan telepon genggam saat berkendara serta tidak mengenakan sabuk keselamatan.

WhatsApp Image 2019-09-11 at 23.59.58
OPERASI Patuh Tinombala di Jalan Teratai, Rabu (11/9/2019). FOTO: ICHAL

Sementara untuk pelanggaran biasa mayoritas adalah pengendara yang tidak membawa surat izin mengemudi (SIM) dan surat tanda nomor kendaraan (STNK) saat berkendara.

“Untuk pengendara sepeda motor yang mendapat tilang selama Operasi Patuh sebanyak 1.626 orang,” kata mantan Kepala Satlantas Polres Parigi Moutong itu.

Selain itu, selama pelaksanaan Operasi Patuh di wilayah hukum Polres Palu, polisi juga menahan sebanyak 735 lembar SIM dan STNK sebagai barang bukti.

Selama Operasi Patuh itu ribuan warga mendatangi Mapolres Palu untuk mengurus SIM baru maupun perpanjangan, sehingga produksi SIM pun praktis meningkat.

Pemandangan yang sama juga terjadi di kantor Samsat Jalan RA Kartini, dimana ribuan warga mengurus STNK, termasuk membayar pajak kendaraannya. CAL

Silakan komentar disini...
loading...