Mako Ditlantas Polda Sulteng Kembali Dibangun Setelah Diterjang Tsunami, Anggarannya Rp 22 Miliar

859
WhatsApp Image 2019-09-09 at 11.29.02
KAPOLDA Sulawesi Tengah Brigjen Polisi Lukman Wahyu Hariyanto (pegang ember) mengawali proses pembangunan Markas Komando Direktorat Lalu Lintas Polda Sulawesi Tengah yang baru di Jalan Soekarno Hatta, Kelurahan Tondo, Kota Palu, Senin (9/9/2019). FOTO: ICHAL

SultengTerkini.Com, PALU– Markas Komando (Mako) Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sulawesi Tengah (Sulteng) kembali dibangun setelah rusak parah akibat diterjang tsunami pada 28 September 2018 lalu.

Pembangunan mako Ditlantas yang baru ini berlokasi di Jalan Soekarno Hatta, Kelurahan Tondo dari sebelumnya di Jalan Raja Moili, Kota Palu.

Pembangunan mako yang terletak di belakang markas Polda Sulteng itu diawali dengan peletakan batu pertama oleh Kapolda Sulteng Brigjen Polisi Lukman Wahyu Hariyanto disusul para pejabat utama polda lainnya, Senin (9/9/2019).

Direktur Lalu Lintas Polda Sulteng Kombes Polisi Imam Setiawan dalam laporannya mengatakan, pembangunan mako Ditlantas baru itu dilatarbelakangi akibat gedung mako yang berlokasi di Jalan Raja Moili mengalami rusak berat akibat dihantam tsunami pada 28 September 2018 lalu.

Dia mengatakan, pengadaan pembangunan fasilitas konstruksi di lingkungan Ditlantas Polda Sulteng tahun anggaran 2019 dilaksanakan melalui layanan pengadaan barang/jasa pemerintah secara elektronik.

Penyedia jasa konsultan perencanaan adalah CV Kalaprana Konsultan, penyedia jasa konsultan pengawasan adalah CV Fitratama Konsultan, dan penyedia jasa konstruksinya adalah PT Yudha Perkasa asal Jawa Barat.

Imam mengungkapkan, pembangunan mako Ditlantas Polda Sulteng menggunakan APBN yang tertuang dalam DIPA Ditlantas Polda Sulteng tahun anggaran 2019 dengan nilai total sebesar Rp 22.178.469.000.

Dia menambahkan, untuk lokasi Ditlantas Polda Sulteng yang baru ini memiliki luas 2 hektare lebih, dengan luas bangunan inti 2.550 m2.

“Terima kasih kepada Bapak Kapolri karena beliau begitu cepat mencairkan anggaran pembangunan mako Ditlantas Polda Sulteng yang baru, kita hanya menyiapkan lahan dan sertifikatnya,” tutur Imam Setiawan.

Sementara itu, Kapolda Lukman Wahyu Hariyanto dalam sambutannya mengatakan, penyelesaian pekerjaan pembangunan mako Ditlantas Polda Sulteng ditargetkan selesai hingga 31 Desember 2019.

“Waktu yang tersedia relatif singkat, namun dengan keyakinan dan rasa optimis, insya Allah pembangunan mako Ditlantas ini dapat diselesaikan tepat waktu,” kata mantan Wakapolda Kalimantan Timur itu.

Oleh sebab itu, dengan waktu cukup singkat, Kapolda mohon doa dan dukungannya kepada semua pihak, termasuk tokoh agama yang hadir agar dalam proses pembangunannya dapat berjalan lancar, tidak ada kendala apapun.

Dia menuturkan, pembangunan mako Ditlantas ini dibiayai APBN yang bersumber dari uang rakyat. Oleh karenanya kapolda mengajak untuk menjaga amanah rakyat ini dengan penuh rasa tanggung jawab.

Kapolda Lukman Wahyu juga berharap kepada PT Yudha Perkasa sebagai kontraktor dan CV Fitratama Konsultan selaku konsultan pengawasan agar dapat melaksanakan tugasnya dengan baik dan tepat waktu serta hasil kualitas sesuai dengan spesifikasi teknik yang telah ditetapkan. CAL

Silakan komentar disini...
loading...