Panitia Hijrah Fest Palu 2019 Target 7.500 Pengunjung

829
WhatsApp Image 2019-08-23 at 22.30.18
KETUA Panitia Hijrah Fest Palu 2019, Abdul Khair (pegang mik) saat jumpa pers di salah satu warung kopi Jalan Juanda, Jumat (23/8/2019). FOTO: ICHAL

SultengTerkini.Com, PALU– Panitia Hijrah Fest Palu 2019 menargetkan 7.500 pengunjung saat pelaksanaan event dakwah tersebut pada 26-28 September 2019 mendatang. Target ini cukup relevan karena melihat besarnya animo masyarakat saat pelaksanaan event serupa di Jakarta dan Medan.

Ketua Panitia Hijrah Fest Palu 2019, Abdul Khair mengatakan, guna mendukung operasional kegiatan, panitia mengundang 128 donatur di Sulawesi Tengah (Sulteng) yang berasal dari kalangan perbankan syariah, instansi pemerintah dan swasta, maupun perseorangan.

Selain dari segi materi, panitia juga telah menerima lebih dari 300 relawan untuk membantu teknis event akbar tersebut.

“HijrahFest Palu 2019 ini akan berlangsung selama tiga hari sejak tanggal 26 sampai 28 September 2019. Target kami, HijrahFest Palu 2019 ini akan dihadiri 2.500 audiensi tiap harinya,” jelas Abdul Khair diamini Humas Hijrah Fest, Arafat Arsyad, Pelaksana Tugas Sekretaris HijrahFest, Arifin dan Penanggungjawab Volunteer Hijrah Fest, Mohammad Ardiansyah saat jumpa pers di sebuah warung kopi Jalan Juanda, Jumat (23/8/2019).

Abdul Khair optimis, pengunjung Hijrah Fest Palu 2019 tak hanya berasal dari Sulteng, melainkan dari provinsi tetangga seperti Gorontalo, Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Barat.

Abdul Khair menjelaskan, kegiatan tersebut telah diinisiasi sejak Desember 2018 silam. Gagasannya itu kemudian disampaikan kepada artis ternama Indonesia, Arie Untung, sebagai founder brand Hijrah Fest di Indonesia.

“Alhamdulillah, Arie Untung bersama artis lain yang tergabung dalam Forum Artis Musyawarah menyetujui gagasan kami dan mengizinkan pelaksanaan Hijrah Fest 2019  di Kota Palu,” tuturnya.

Ia menambahkan, HijrahFest Palu 2019 mengangkat tema Hijrah After Disaster atau hijrah setelah bencana. Sejumlah ustaz ternama Indonesia akan hadir untuk memberikan tausiyah agama.

Disamping tablig akbar, Hijrah Fest Palu 2019 akan menyuguhkan pengetahuan tentang Islam yang sangat bermanfaat dan dikemas dalam bentuk kelas khusus.

“Hijrah Squad dan Hijab Squad dari kajian musyawarah akan hadir dalam kegiatan ini. Nantinya ada sharing session artis hijrah, serta pameran produk-produk UMKM islami. Untuk kelas jodoh atau kelas bisnis syariah, itu masih akan kami komunikasikan dengan tim Jakarta,” urainya.

Yang tak kalah penting dari kegiatan Hijrah Fest Palu 2019 itu, sambung Abdul Khair, adalah penggalangan dana yang diperuntukkan bagi korban bencana alam di Sulteng.

Dana yang terkumpul akan disalurkan kepada korban bencana gempa bumi, tsunami, dan likuefaksi.

“Nanti akan kami umumkan, berapa dana yang terkumpul dan kepada siapa-siapa dana tersebut kami salurkan,” ujarnya.

Abdul Khair mengatakan, Hijrah Fest Palu 2019 bisa dijadikan ajang refleksi mengenang satu tahun terjadinya musibah bencana alam di Kota Palu, Kabupaten Sigi, dan Kabupaten Donggala.

Acara Hijrah Fest Palu 2019 diharap mampu mengobati luka para korban bencana, dan menjadi momentum kebangkitan masyarakat Sulteng.

Untuk diketahui, HijrahFest Palu 2019 akan dilaksanakan di Gedung Djojokodi Convention Hall Palu Jalan Muhammad Yamin.

Bagi masyarakat yang ingin memperoleh tiket masuk, bisa membeli secara online di situs resmi Hijrah Fest Palu 2019 atau di agen-agen yang telah ditunjuk. GUS/CAL

Silakan komentar disini...
loading...