oleh

Iluni UI Serahkan Donasi Rp 100 Juta Program Mitigasi Bencana di Sulteng

WhatsApp Image 2019-08-22 at 15.35.27
PENYERAHAN donasi program mitigasi bencana sebesar Rp 100 juta dari Ikatan Alumni Universitas Indonesia pada acara Mosabi Iluni UI Peduli di Ruang Polibu, Kamis (22/9/2019). FOTO: HUMAS

SultengTerkini.Com, PALU– “Datang paling awal, pulang paling akhir” adalah prinsip yang dianut Ikatan Alumni Universitas Indonesia (Iluni UI) selama menjalankan bakti kemanusiaan Iluni UI Peduli Pasigala (Palu, Sigi, dan Donggala) sejak 10 bulan lalu di Sulawesi Tengah (Sulteng).

Dalam kurun waktu itu, Iluni nonstop memfasilitasi dukungan-dukungan ke penyintas mulai pendirian shelter, dapur umum, mandi cuci kakus, sekolah darurat, penanganan medis, pendampingan psikologis, dan kegiatan pemberdayaan yang melibatkan gerakan UI mengajar.

“Donasi Rp 19 miliar yang terkumpul kami kembalikan ke masyarakat Sulawesi Tengah dengan berbagai program,” kata Endang Mariani, Koordinator Iluni UI Peduli Pasigala menyampaikan laporan pelaksanaan program Iluni UI Peduli pada acara Mosabi Iluni UI Peduli, Kamis (22/8/2019) di Ruang Polibu.

Ia mengatakan, program Iluni UI Peduli Pasigala akan berakhir bersamaan dengan selesainya kepengurusan Iluni UI periode 2016-2019, 24 Agustus 2019 nanti.

Meski selesai, ia harap masyarakat tidak lantas bersedih karena program serupa diyakini akan ada lagi setelah pengurus baru Iluni UI terpilih.

Hal ini sekaligus menjawab mengapa acara diberi nama Mosabi, sebuah kosakata Kaili yang artinya pamit untuk sementara.

“Iluni UI datang dengan kemanisan hati dan cinta untuk Sulawesi Tengah,” tuturnya memberi kesan.

Serupa dengan Endang, Gubernur Sulteng Longki Djanggola yang baru kembali dari ibadah haji ikut mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih atas bantuan Iluni UI kepada penyintas Pasigala hampir 11 bulan lamanya dengan sukarela, welas asih dan tanpa pamrih.

“Percayalah masyarakat Indonesia akan semakin kenal dengan UI karena tidak semua universitas bisa seperti ini,” tutur gubernur yang kagum atas program-program Iluni UI Peduli sejauh ini.

Bahkan katanya, meski di suatu daerah terimbas bencana tidak ada alumni UI, bukan alasan Iluni UI tidak turun membantu.

Ia pun mendoakan semoga program Iluni UI tetap berlanjut di Sulteng.

“Karena apa yang didarmabaktikan UI disini akan berkesan bagi masyarakat Sulawesi Tengah,” pungkasnya.

Para undangan pada acara tersebut ikut dihibur oleh penampilan pendongeng cilik membawakan kisah Randa Tovea.

Tak ketinggalan penyerahan donasi program mitigasi bencana sebesar Rp 100 juta yang diterima Ketua Harian Iluni UI Sulteng dr Abdullah serta piagam-piagam penghargaan kepada pihak-pihak yang berkolaborasi selama program Iluni UI Peduli. CAL

Silakan komentar disini...
loading...
(Visited 20 times, 1 visits today)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed