oleh

Bupati Poso Terima Sertifikat Indikasi Geografis Marmorata dari Kemenkumham

WhatsApp Image 2019-08-11 at 14.46.41
BUPATI Poso Kolonel Marinir (Purn) Darmin Agustinus Sigilipu menerima Sertifikat Indikasi Geografis Marmorata dari Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia pada acara puncak Festival Pangan Cerdas di Poso City Mall, Jumat (9/8/2019). FOTO: HUMAS

SultengTerkini.Com, POSO– Bupati Poso Kolonel Marinir (Purn) Darmin Agustinus Sigilipu atas nama pemerintah dan masyarakat setempat menerima Sertifikat Indikasi Geografis Marmorata dari Direktorat Jenderal (Ditjen) Hak Kekayaan Intelektual (HaKI) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Republik Indonesia pada acara puncak Festival Pangan Cerdas di Poso City Mall, Jumat (9/8/2019).

Penyerahan sertifikat oleh Kakanwil Kemenkumhan Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), Zulkifli itu diberikan berdasarkan hasil kajian yang telah dilakukan Ditjen HaKI secara berjenjang atas kepemilikan/produk khas yang dimiliki daerah Kabupaten Poso, khususnya Sidat Marmorata, melalui dokumen permohonan yang telah diajukan beberapa waktu lalu.

Dokumen tersebut berupa deskripsi indikasi yang memuat informasi, termasuk reputasi, kualitas, dan karakteristik barang dan/atau produk yang terkait dengan faktor geografis dari Sidat Marmorata.

Kakanwil Kemenkumham Sulteng, Zulkifli dalam sambutannya mengapresiasi upaya yang dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Poso untuk mendapatkan pengakuan sebagai pemegang hak atas indikasi Geografis Marmorata.

Menurutnya, hal ini merupakan peluang untuk dapat mengusulkan spesifikasi khas daerah Poso yang lain guna memperoleh pengakuan sama.

Menanggapi hal itu, Bupati Poso Darmin Sigilipu atas nama pemerintah dan masyarakat Bumi Sintuwu Maroso mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang tulus kepada pihak Kemenkumham melalui Kakanwil Kemenkumham Sulteng yang selama ini memberikan dukungan penuh serta kerja sama yang baik dengan pihak Pemkab Poso.

Ia berharap kerja sama itu terus berkesinambungan, sehingga tidak menutup kemungkinan beberapa spesifikasi/produk khas daerah Poso seperti Kayu Ebony, kain Inodo, Beras Kamba dan Kopi Napu bisa diusulkan untuk memperoleh pengakuan indikasi geografis seperti Sidat Marmorata.

Hal ini penting kata Bupati Darmin, sebab dengan memperoleh perlindungan indikasi geografis akan diperoleh manfaat seperti memperjelas identifikasi produk dan menetapkan standar produk dan proses diantara para pemangku kepentingan indikasi geografis, menghindari praktik persaingan curang, memberikan perlindungan konsumen dan penyalahgunaan reputasi indikasi geografis.

Selain itu juga menjamin kualitas produk indikasi geografis sebagai produk asli, sehingga memberikan kepercayaan pada konsumen, membina produsen lokal, mendukung koordinasi, dan memperkuat organisasi sesama pemegang hak dalam rangka menciptakan.

Karenanya sehubungan dengan empat produk khas daerah Poso yakni Kayu Ebony, Beras Kamba, Kain Inodo dan Kopi Napu, Bupati Darmin telah memberikan petunjuk kepada organisasi perangkat daerah (OPD) terkait agar segera menyusun dokumen dan melakukan kajian secara teknis untuk diusulkan agar secepatnya bisa memperoleh pengakuan yang sama.

Sertifikasi indikasi geografis merupakan upaya untuk melindungi produk suatu daerah agar tidak diklaim dan dipatenkan oleh daerah lain.

Usai menutup Festival Pangan Cerdas 2019, Bupati Darmin juga meresmikan IGN Sinema yang dilanjutkan dengan nonton bersama tanda dimulainya kegiatan IGN di Poso City Mall itu.

Ditengah kegiatan cukup padat itu, Bupati Darmin sendiri tampak haru menyaksikan aksi kejutan oleh sejumlah kalangan masyarakat yang menyanyikan lagu Selamat Hari Ulang Tahun serta menyuguhkan kue sebagai tanda kecintaan mereka terhadap pimpinannya yang saat itu berhari ulang tahun ke 55. CAL

Silakan komentar disini...
loading...
(Visited 12 times, 1 visits today)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed