Bupati Poso Resmikan Sanggar Tani Jaya Lebanu Kambale-Mbale

31
WhatsApp Image 2019-08-07 at 23.57.10(1)
BUPATI Poso Kolonel Marinir (Purn) Darmin Agustinus Sigilipu, Rabu (7/8/2019) pagi meresmikan Sanggar Tani Jaya Lebanu Kambale-Mbale di Desa Watuawu, Kecamatan Lage. FOTO: HUMAS

SultengTerkini.Com, POSO– Bupati Poso Kolonel Marinir (Purn) Darmin Agustinus Sigilipu, Rabu (7/8/2019) pagi meresmikan Sanggar Tani Jaya Lebanu Kambale-Mbale di Desa Watuawu, Kecamatan Lage yang juga dihadiri Kadis Pertanian, Kadis Kesehatan, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan serta undangan terkait lainnya.

Dalam laporan panitia mengatakan, Sanggar Tani Jaya Lebanu Kambale-Mbale beranggotakan 50 orang dan didominasi oleh anak-anak muda yang belum berkeluarga.

Merekalah yang menjadi motor penggerak, punya keinginan besar untuk merubah peruntungan dengan memanfaatkan tanah terbilang cukup subur sebagai lokasi pertanian.

Luasan lahan yang dimiliki sampai saat ini sekitar 50 hektare, dan ditanami dengan berbagai macam jenis tanaman diantaranya: cengkih, pala, merica, kopi, durian, avokad, manggis, nenas dan tanaman produksi lainnya seperti ketimun, cabai juga tomat serta tanaman lainnya.

Menurut panitia, kendala yang dialami adalah akses jalan agak susah, mengakibatkan mobilisasi untuk mengantar hasil pertanian sangat sulit terlebih disaat musim penghujan.

Panitia berharap agar pemerintah daerah dapat membantu, terutama dalam melakukan pembinaan dan pelatihan bagi anggota sanggar tani.

Sementara itu, Bupati Darmin sangat mengapresiasi pembentukan sanggar tani tersebut.

“Apa yang telah saudara-saudara lakukan, mencoba berbuat sesuatu hal yang positif dengan usaha sendiri,” katanya.

Bupati akan membantu mengoptimalisasi produksi hasil pertanian sanggar tani melalui Kadis Pertanian agar memerintahkan Kabid Penyuluhan untuk mengupayakan apa yang terbaik bagi pengembangan usaha pertanian setempat.

Ia mengatakan, melihat kontur tanah dan panorama indah dengan udara yang sejuk di tempat ini, kedepan bisa diupayakan model pertanian berbasis agrowisata dan akan memberi nilai plus bagi sanggar tani.

“Pembeli dapat datang langsung menikmati hasil panen anggota sembari berwisata,” ujarnya.

Bupati Darmin menambahkan, ketua kelompok, terlebih pengurus harus lebih intens berkomunikasi dengan Kadis Pertanian ataupun kepala bidangnya untuk dilibatkan dalam program-program kegiatan dinas untuk menopang usaha ini, sehingga dapat berlangsung baik.

Model usaha tani dengan melibatkan seluruh anggota dalam pengembangannya akan memberikan hasil maksimal terhadap tujuan yang ingin dicapai.

Apalagi ditunjang dengan tenaga-tenaga muda yang mempunyai energi lebih, tentu menjadi modal utama. Bupati meminta agar mengembangkan model budidaya dengan penerapan teknologi pertanian yang tepat guna dan berkelanjutan.

“Isilah hidup dengan kegiatan positif, usaha yang sedang dijalani ini, bukan hanya mampu menghidupi diri sendiri, namun juga mampu menghidupi orang lain,” katanya.

Menurutnya, sumber daya manusia berkualitas akan mampu menciptakan peluang kerja dan tidak tergantung kepada orang lain.

“Kesuksesan hanya dapat diraih dengan kerja keras, bukan dengan menunggu keajaiban,” pungkas orang pertama di pemerintahan kabupaten Poso itu. CAL

Silakan komentar disini...
loading...