Hadiri Peringatan HAN, Sekprov Sulteng: Anak adalah Penerus Cita-cita Perjuangan Bangsa

88
WhatsApp Image 2019-08-03 at 17.07.13
SEKRETARIS Provinsi Sulawesi Tengah Mohammad Hidayat Lamakarate menghadiri Peringatan Hari Anak Nasional Tingkat Provinsi Sulteng tahun 2019, Sabtu (3/7/2019) pagi. FOTO: HUMAS

SultengTerkini.Com, PARIMO– Sekretaris Provinsi (Sekprov) Sulawesi Tengah (Sulteng) Mohammad Hidayat Lamakarate menghadiri Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) Tingkat Provinsi Sulteng tahun 2019, Sabtu (3/7/2019) pagi.

Kegiatan tersebut dihadiri Bupati dan Wakil Bupati (Wabup) Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Muspida Lingkup Kabupaten Parimo, pejabat jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Parimo, Ketua Tim Penggerak PKK Parimo yang juga Bunda Pendidikan Anak Usia Dini Parimo serta beberapa pejabat  jajaran Pemerintah Provinsi (pemprov) di Taman Ramah Anak Toraranga Parimo, Jalan Toraranga, Parigi.

Dalam kesempatan itu, Sekprov Hidayat bersama Bupati, Wabup serta beberapa Kepala organisasi perangkat daerah (OPD) Pemprov yang hadir bercengkrama bersama anak-anak TK PAUD sekaligus mengikuti gerak dan lagu bersama anak-anak TK Paud Parimo sebagai tanda kasih sayang kepada anak-anak.

Pada kesempatan itu, Sekprov Hidayat yang mewakili Gubenur Longki Djanggola mengatakan, anak merupakan potensi dan penerus cita-cita perjuangan bangsa yang memiliki peran strategis serta mempunyai ciri dan sifat khusus yang memerlukan perlindungan dalam rangka menjamin pertumbuhan dan perkembangan fisik, mental dan sosial secara utuh, sehingga semakin baik kualitas anak, maka semakin baik kehidupan masa depan bangsa.

Selain itu, Indonesia sebagai bagian dari anggota PBB juga telah menyatakan komitmen untuk mendukung gerakan dunia world fit for children atau menciptakan dunia yang layak bagi anak, yang kemudian melahirkan kebijakan kabupaten/kota layak anak (KLA), yang tujuannya mewujudkan Indonesia Layak Anak (idola).

Dengan tercetusnya kebijakan tersebut, Sekprov pun berpesan kepada tiap pemerintah kabupaten/kota bahkan sampai ke tingkat kecamatan dan desa/kelurahan untuk menyesuaikan dan mengembangkan sistem pembangunan yang berbasis hak anak sebagai implementasi dari konvensi hak anak (KHA).

Pada kesempatan itu juga Sekprov atas nama probadi dan Pemprov Sulteng mengucapkan selamat kepada jajaran Pemkab Parimo, yang mana tanggal 23 Juli lalu telah berhasil mengukir prestasi dan meraih penghargaan kabupaten layak anak Pratama pada peringatan Hari Anak Nasional 2019.

Sekprov berharap agar prestasi tersebut dapat dipertahankan dan ditingkatkan, sedang bagi kabupaten/kota yang lain kiranya termotivasi mengikuti prestasi Kabupaten Parimo.

Terkait Peringatan HAN Tingkat Provinsi Sulteng, Gubernur Longki melalui sambutan tertulisnya berharap, melalui peringatan HAN tingkat Provinsi Sulteng agar dijadikan momentum penting meningkatkan kepedulian dan partisipasi berbagai komponen daerah untuk melindungi anak-anak Sulteng agar tumbuh dan berkembang secara optimal, secara khusus dalam rangka menekan tingkat pernikahan dini dan praktek-praktek diskriminasi anak di seluruh wilayah kabupaten/kota se Sulteng.

Selain itu, Bupati Parimo Samsurizal Tombolotutu pada kesempatannya mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat di wilayahnya dengan diraihnya Prestasi Kabupaten Parimo sebagai Kota Layak Anak dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI.

Pada kesempatan itu juga Bupati mengimbau masyarakat Parimo untuk saling mendukung karena mendapat tugas dan tantangan berat untuk menjadikan Parigi sebagai kota Adipura di tahun 2020.

Di akhir kegiatan, Sekprov Hidayat Lamakarate menyerahkan piagam penghargaan dari Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI kepada Pemkab Parimo yang meraih Predikat Kota Layak Anak Kategori Pratama.

Piagam penghargaan tersebut diterima oleh Bupati Samsurizal Tombolotutu.

Peringatan puncak HAN Tingkat Provinsi Sulteng tahun ini yang dipusatkan di Kabupaten Parigi Moutong ini dihadiri  ribuan orang, terdiri dari Forum Anak Kabupaten/kota, institusi/lembaga terkait, organisasi wanita, organisasi/LSM, kepala sekolah, guru/pendamping serta murid sekolah Kabupaten Parimo. CAL

Silakan komentar disini...
loading...