578 Penyelam Pecahkan Rekor Dunia di Manado, 43 dari Polda Sulteng

178
WhatsApp Image 2019-07-30 at 08.41.16
578 penyelam pecahkan rekor dunia di Kota Manado, Sulawesi Utara, 43 diantaranya dari Polda Sulawesi Tengah, Kamis (1/8/2019). FOTO: IST

SultengTerkini.Com, MANADO– Sejarah baru kembali dicatatkan putra putri terbaik Indonesia dalam rangka menyambut 74 tahun Republik Indonesia yang bertemakan Sumber Daya Manusia Unggul Indonesia Maju.

Wanita Selam Indonesia (Wasi) dibawah pimpinan Tri Tito Karnavian berinisiasi pelaksanaan pemecahan rekor dunia yang dipusatkan di kawasan pantai Megamas Kota Manado, Sulawesi Utara.

Sebanyak 578 divers atau penyelam dari berbagai profesi antara lain polisi, TNI, Bhayangkari, swasta dan organisasi selam lain telah berhasil memecahkan rekor selam bergandengan tangan terpanjang, Kamis (1/8/2019).

Pemecahan rekor dunia selam terpanjang ini dipimpin langsung oleh Ketua Wasi Tri Tito Karnavian.

“Alhamdulillah puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa semua kerja keras kita dalam setahun ini berhasil. Terima kasih kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, terima kasih kepada Bangsa Indonesia, terima kasih kepada semua masyarakat Indonesia dan juga masyarakat Sulawesi Utara tentunya semua peserta yang telah menyukseskan acara ini,” ucap Ketua Wasi.

Catatan rekor ini pecah menumbangkan rekor sebelumnya yang dipegang oleh Amerika Serikat dengan jumlah penyelam sebanyak 368 orang.

Tim Selam Polda Sulteng yang dipimpin Irwasda Polda Sulteng Kombes Polisi Arief Syarief Hidayat menyatakan kesyukurannya atas partisipasinya dalam kegiatan tersebut.

“Alhamdulillah rekor dunia selam bergandengan tangan terpanjang berhasil dipecahkan dan penyelam Polda Sulteng sebanyak 43 orang, termasuk Bhayangkari ikut berpartisipasi dan semuanya dalam keadaan sehat dan siap memecahkan sasaran rekor dunia lainnya,” katanya.

Penyerahan piagam rekor dunia ini diserahkan oleh Panitia Guinness World Record dari London, Inggris dan diterima oleh Ketua Wasi Tri Tito Karnavian di Kawasan Mega Mas Manado. CAL

Silakan komentar disini...
loading...