Bupati Donggala Sebut Tiga Hal Perlu Dipersiapkan Jelang Upacara HUT Donggala dan RI

45
WhatsApp Image 2019-07-22 at 14.17.36
BUPATI Donggala Kasman Lassa menyematkan tanda peserta Pendidikan dan Pelatihan Calon Pasukan Pengibar Bendera Tahun 2019 di halaman kantor bupati setempat, Senin (22/7/2019). FOTO: HUMAS

SultengTerkini.Com, DONGGALA– Dinas Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Donggala di Sulawesi Tengah menggelar kegiatan pembukaan Pendidikan dan Pelatihan Calon Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Tahun 2019 di halaman kantor bupati setempat, Senin (22/7/2019).

Bupati Donggala Kasman Lassa yang hadir pada kegiatan tersebut dalam sambutannya mengatakan, pada Agustus 2019 ada dua momen yang akan  dirayakan pertama yaitu 12 Agustus Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Donggala dan kedua memperingati HUT Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia.

Oleh karena itu kata Bupati Kasman, di dalam menghadapi momen tersebut ada tiga hal perlu dipersiapkan yang sesuai dengan ketentuan yaitu tata upacara, tata penghormatan dan tata tempat.

Tata upacara, tata penghormatan dan tata tempat itu berhasil dengan tidaknya upacara dilakukan tergantung dari tiga tata tersebut.

“Olehnya yang namanya paskibra, pelatih, panitia humas dan perlengkapan harus mengerti serta paham. Karena ketiga tata tersebut merupakan roh yang sangat penting dalam birokrasi dan itulah organisasi pemerintahan yang sudah diatur berdasarkan ketentuan yang harus kita ikuti, sehingga nantinya tidak ada kekeliruan,” ujarnya.

Bupati meminta dengan pelatih paskibra agar memberikan pemahaman dan penjelasan kepada calon paskibra bahwa sesungguhnya pendidikan dan pelatihan itu adalah ujian.

Dimana semua hak calon paskibra dicabut selama dalam pendidikan dan pelatihan.

Disamping itu juga bupati mengatakan, kepada calon paskibra sebagai calon pemimpin masa depan harus dipersiapkan dalam segala aspek pembangunan bangsa, untuk menjadi pelopor dan garda terdepan menjaga keutuhan negara kesatuan Republik Indonesia.

Kepedulian dan semangat kebangsaan itu dapat diwujudkan dalam bentuk cinta tanah air.

“Calon paskibra juga tidak boleh bertindak sendiri-sendiri, dimana segala sesuatunya harus dikoordinasi dengan senior karena kita sudah tergabung dalam ikatan yang disebut Ikatan Purna Paskibra Indonesia (PPI) Provinsi Sulawesi Tengah, Kabupaten Donggala,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olah Raga Donggala, Ismail menjelaskan, maksud dan tujuan  pelatihan dilaksanakan antara lain, untuk melatih calon paskibra dalam menciptakan rasa disiplin, dedikasi, jujur dan bertanggung jawab serta untuk menyukseskan pengibaran dan penurunan bendera pada puncak peringatan HUT Proklamasi Republik Indonesia (RI) 17 Agustus 2019.

Disamping itu, ia juga menyampaikan, pelatihan calon paskibra setiap tahun dilaksanakan adalah merupakan suatu keharusan bagi calon paskibra.

Karena di dalam pelatihan tersebut, siswa calon paskibra akan mendapatkan teknik atau tata cara pengibaran bendera.

“Dimana para adik-adik calon paskibra diberikan materi tentang pemahaman kebangsaan atau wawasan nusantara,” katanya.

Untuk pelaksanaan pelatihan calon paskibra dimulai dari 14 Juli hingga 18 Agustus 2019.

Ia menambahkan, calon paskibra di Kabupaten Donggala diikuti oleh putra putri terbaik dari setiap kecamatan di wilayahnya, yang telah melalui proses seleksi sebanyak 50 orang, terdiri 25 orang putri dan 25 orang putra.

Kegiatan itu kemudian dilanjutkan dengan penyematan tanda peserta oleh bupati didampingi Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Yusuf Lamakampali, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Gosal Syah Ramli, Asisten Administrasi Umum Heri Suwarno.

Usai kegiatan, kemudian dilanjutkan dengan foto bersama yang turut dihadiri Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Donggala Indotang Kasman Lassa dan pimpinan organisasi perangkat daerah setempat. CAL

Silakan komentar disini...
loading...