Pascatsunami, Nelayan Mamboro Tanam 116 Bibit Terumbu Karang di Teluk Palu

193
WhatsApp Image 2019-07-21 at 14.13.40
SALAH seorang nelayan, Bobi saat menanam bibit terumbu karang di Teluk Palu, Ahad (21/7/2919). FOTO: FAIZ

SultengTerkini.Com, PALU– Sejumlah nelayan di Kelurahan Mamboro, Kecamatan Palu Utara, Sulawesi Tengah melakukan penanaman 116 bibit terumbu karang di Teluk Palu, Ahad (21/7/2019).

Salah seorang nelayan, Ahmad L Maliki alias Bobi mengatakan, akibat bencana tsunami 28 September 2018 lalu menyebabkan terumbu karang habis tak tersisa. Akibatnya nelayan sulit mencari ikan.

“Kalau tidak ada terumbu karang, jelas tidak ada ikan. Karena karang itu rumahnya ikan,” jelasnya saat diwawancarai media ini usai melakukan penanaman bibit terumbu karang.

Untuk jenis terumbu karang yang ditanam ialah terumbu karang jahe. Menurutnya, jenis terumbu karang tersebut dinilai cepat tumbuh dibandingkan jenis terumbu karang lainnya.

“Sekitar 8 bulan hingga 1 tahun sudah tumbuh dan ditempati ikan. Bahkan, hari ini sudah ditempat ikan, walaupun belum banyak,” jelasnya.

Proses penanaman dilakukan dengan menempatkan bibit dalam satu balok. Satu balok diisi empat bibit terumbu karang dan jumlah yang ditanam sebanyak 29 balok, sehingga total yang ditanam ialah 116 bibit.

Penanaman bibit terumbu karang dibangun sembilan orang anggota Arsitek Komunitas (Arkom) Palu, mulai dari pembuatan media tanam hingga penanaman bibit.

Bibit yang ditanam kata Bobi diambil dari Desa Kabonga, Kecamatan Banawa, Kabupaten Donggala.

“Rencananya mau ambil di sekitar tidak jauh dari kawasan Mamboro. Hanya saja terumbu karang habis dihantam tsunami, kami ambil di wilayah Kabonga,” ungkapnya.

Sementara itu, perwakilan Arkom Palu, Afwan Supa mengatakan, penanaman bibit terumbu karang merupakan inisiatif nelayan dalam rangka membudidayakan terumbu karang.

“Kami mendampingi para nelayan dalam membudidayakan terumbu karang,” jelasnya. MAD

Silakan komentar disini...
loading...