Bupati Donggala Kunjungi Tempat Pelatihan UMKM TTG di Luwu Utara

52
WhatsApp Image 2019-07-12 at 22.31.38
BUPATI Donggala Kasman Lassa mengunjungi tempat pelatihan Usaha Mikro Kecil Menengah Teknologi Tepat Guna Agro Industri Pangan olahan potensi lokal desa di Lembaga Pengembangan Teknologi Tepat Guna Malindo, Kecamatan Masamba, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, Jumat (12/7/2019). FOTO: HUMAS

SultengTerkini.Com, LUWU UTARA– Bupati Donggala Kasman Lassa melakukan kunjungan kerja ke tempat pelatihan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Teknologi Tepat Guna (TTG) Agro Industri Pangan olahan potensi lokal desa di Lembaga Pengembangan Teknologi Tepat Guna (LPTTG) Malindo, Kecamatan Masamba, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, Jumat (12/7/2019).

Pada kunjungan kerja tersebut, bupati didampingi oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Donggala Indotang Kasman Lassa, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), Camat Sojol, dan Camat Pinembani.

Rombongan diterima langsung oleh Direktur LPTTG Malindo Sakaruddin.

Tujuan kunjungan kerja bupati tersebut, dalam rangka melihat langsung industri rumahan yang dikembangkan oleh LPTTG Malindo.

Dalam pelatihan UMKM di LPTTG Malindo pada gelombang pertama, Kabupaten Donggala mengirim peserta sebanyak 167 orang berasal dari 12 desa di Kabupaten Donggala yang dikunjungi langsung oleh Bupati Kasman.

Bupati dalam sambutannya mengatakan, pada saat terpilih untuk kedua kalinya, ia akan merubah pola pikir masyarakat yang ada di desa, dengan cara memberikan anggaran.

“Ini bertujuan agar masyarakat yang ada di desa dapat membuat home industry. Dengan cara ini pula, diharapkan dapat memberdayakan masyarakat yang ada di desa,” ujarnya.

Ia mengatakan, pada saat Sakaruddin mengirim surat tentang pelatihan home industry ia langsung menanggapinya.

Karena kata bupati, di Kabupaten Donggala sudah ada anggarannya buat desa dan setiap desa juga memiliki potensi Sumber Daya Alam (SDA) yang melimpah, namun belum memiliki sumber daya manuaia yang terlatih.

“Di Kabupaten Donggala sifatnya masih mengelola sendiri dan masih memakai cara tradisional yang turun temurun, tetapi untuk mengolah dalam bentuk kemasan kami belum bisa membuatnya,” tuturnya.

Di akhir sambutannya, bupati mengucapkan terima kasih dan sangat bangga kepada peserta pelatihan, karena ini merupakan wujud keseriusan pemerintah Kabupaten Donggala untuk menjadikan program home industry dan untuk peningkatan kesejahteraan serta pembangunan ekonomi daerah.

Sementara itu, Direktur LPPTTG Malindo Sakaruddin mengatakan, dalam kegiatan tersebut untuk praktik 80 persen dan pola pikir atau teori 20 persen.

Ia juga menambahkan, Kabupaten Donggala akan dijadikan contoh home industry di Sulawesi Tengah dan nasional.

“Dalam wirausaha dengan mengembangkan industri rumah, merupakan potensi untuk terus memajukan ekonomi negara, sehingga harus terus dikembangkan,” pungkas Bupati Donggala dua periode itu. CAL

Silakan komentar disini...
loading...