oleh

Jalani Sidang Perdana, Terungkap Oscar Paudi Pinjam Uang Tak Pernah Dikembalikan

WhatsApp Image 2019-07-09 at 08.39.09
KANTOR Pengadilan Negeri Palu Jalan Sam Ratulangi. FOTO: MOHAMMAD

SultengTerkini.Com, PALU– Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) Sulawesi Tengah (Sulteng) Oscar Rasjid Paudi menjalani sidang perdana dugaan kasus penipuan di Pengadilan Negeri (PN) Palu, Senin (8/7/2019).

Sidang perdana Oscar dipimpin Ketua Majelis Hakim, I Made Sukanada dengan agenda pembacaan dakwaan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU), Lucas J Kubela.

Terdakwa Oscar Paudi dilaporkan Irvan Dj Nouk yang notabene sebagai kader PAN Kota Palu atas kasus penipuan dan penggelapan uang senilai ratusan juta rupiah.

Dalam dakwaannya, terungkap Oscar beberapa kali meminjam uang tanpa pernah dikembalikan.

Lucas mengatakan, kasus tersebut berawal dari adanya hubungan kerja antara terdakwa Oscar sebagai Ketua DPW PAN Sulteng dengan korban Irvan Dj Nouk, sebagai Ketua PAN Kota Palu sekaligus Direktur atau pemilik PT Patma Utama Beton.

“Saat itu, terdakwa beberapa kali mendatangi korban di kantornya pada Februari 2016 dan September 2017 masing-masing Rp 10 juta dan tidak pernah dikembalikan sesuai perjanjian,” ucapnya saat membacakan dakwaan.

Masih di bulan yang sama, September 2017, terdakwa kembali meminjam uang kepada korban dengan nominal lebih tinggi dari sebelumnya yakni Rp 325 juta untuk kepentingan pribadi, penyelesaian hukum terdakwa di Polda Sulteng, tapi terdakwa tidak juga dikembalikan.

Kemudian di bulan September lagi, kata Lucas,  terdakwa kembali meminjam Rp 10 juta, lalu Rp 150 juta dan berjanji dikembalikan, termasuk pinjaman sebelumnya dengan memberikan satu pekerjaan proyek paving block di Kabupaten Parigi Mautong senilai Rp 2 miliar sebagai jatah ketua DPW PAN Sulteng.

“Lagi-lagi terdakwa tidak kunjung mengembalikan pinjaman. Bahkan, pekerjaan proyek yang dijanjikan kepada korban tidak ditepati oleh terdakwa,” jelasnya.

Berdasarkan itu, tidak dikembalikannya pinjaman beserta pemberian proyek dari terdakwa kepada korban adalah penipuan, sehingga korban mengalami kerugian Rp 505 juta.

Atas perbuatannya, terdakwa Oscar diancam melanggar pasal 378 KUHP. MAD

Silakan komentar disini...
loading...
(Visited 15 times, 1 visits today)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed