oleh

Gubernur Longki Lapor Anggota DPRD ke Polda Sulteng Terkait Kasus Hoax

WhatsApp Image 2019-07-05 at 17.09.58
GUBERNUR Sulawesi Tengah Longki Djanggola melaporkan oknum anggota DPRD Sulteng asal Partai Nasdem, Yahdi Basma atas kasus dugaan berita bohong atau hoax ke polda setempat, Jumat (5/7/2019) pagi. FOTO: ICHAL

SultengTerkini.Com, PALU – Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) Longki Djanggola melaporkan oknum anggota DPRD Sulteng asal Partai Nasdem, Yahdi Basma atas kasus dugaan berita bohong atau hoax ke polda setempat, Jumat (5/7/2019) pagi.

Gubernur Longki yang didampingi lima orang pengacara melaporkan Yahdi Basma ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Sulteng diterima Kepala Siaga AKP Amir Dewa.

Gubernur Longki mengatakan sengaja melaporkan langsung Yahdi Basma yang telah menyebarkan berita bohong melalui postingan Facebook dan Grup WhatsApp (WA).

“Sudah lama penanganannya dan belum ada perkembangan, makanya saya lapor langsung,” katanya saat ditanyai salah satu petugas SPKT Polda Sulteng.

Saat ini, tim penyidik belum menetapkan Yahdi Basma sebagai tersangka atas kasus tersebut berikut dua nama terlapor yakni pemikik akun FB Danie Q dan Muhammad Hasan.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Sulteng Kombes Polisi Arief Agus Marwan melalui Kasubdit V Siber AKBP Achmad Muhaimin kepada SultengTerkini.Com belum lama ini mengatakan, kasus hoax dengan terlapor Yahdi Basma saat ini masih dalam proses penyelidikan.

“Penyidik telah memanggil dan memeriksa terlapor Yahdi Basma untuk dimintai keterangan terkait postingan berita bohong di FB dan WA,” jelasnya.

Kepada penyidik, Yahdi Basma yang juga anggota DPRD Sulteng asal Partai Nasdem itu mengakui telah membagikan berita bohong melalui salah satu koran lokal memuat tentang “Gubernur Sulteng membiayai aksi people power di Sulteng” ke media sosial FB dan WA.

Khusus WA, postingan berita hoax oleh Yahdi Basma itu dibagikan ke sejumlah grup WA diantaranya Aliansi Relawan Jokowi-Amin atau ARJA, Nasdem, Pemuda Pancasila, dan KNPI.

“Sejauh ini penyidik telah memeriksa sebanyak 17 orang,” katanya. MAD

Silakan komentar disini...
loading...
(Visited 17 times, 1 visits today)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed