oleh

Wabup Donggala Sebut Daerah Bisa Gagal Kalau Warga Miskinnya Makin Bertambah

WhatsApp Image 2019-07-04 at 13.23.13
WAKIL Bupati Donggala Mohammad Yasin foto bersama dalam kegiatan sosialisasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik di aula inspektorat setempat, Kamis (4/7/2019). FOTO: HUMAS

SultengTerkini.Com, DONGGALA– Wakil Bupati (Wabup) Donggala Mohammad Yasin membuka secara resmi sosialisasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Kabupaten Donggala di Aula Inspektorat, Kamis (4/7/2019).

Wabup Mohammad Yasin dalam sambutannya mengatakan, pada kondisi akhir-akhir ini, tuntutan penyelenggaraan pemerintahan terkait dengan pertama yaitu masyarakat mau diberikan pelayanan yang lebih prima dan maksimal.

Kedua, tuntutan penyelenggaraan pemerintahan terkait dengan pembangunan dan pertanggungjawaban pemerintahan yang sudah begitu ketat.

Dimana masyarakat pada saat ini sudah dapat menilai sebesar apa pelayanan pemerintah terhadap mereka.

Ia mengatakan, tujuan pemerintahan dibentuk karena undang-undang dan tuntutannya adalah bahwa pemerintahan ini ada dan harus hadir untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat demi meningkatkan kesejahateraan dan melindungi masyarakat di wilayah Kabupaten Donggala.

“Tentu tugas-tugas ini tidak ringan buat kita, karena ada 300 ribu jiwa masyarakat Kabupaten Donggala yang harus diberikan pelayanan, perlindungan dan ini merupakan tugas berat buat kita,” ujarnya.

Wabup mengatakan, pemerintah harus lebih cerdas daripada rakyatnya. Kenapa? Karena fenomena sekarang ini, rakyat lebih cerdas dan mengetahui tentang sistem informasi digital dari pemerintah dan itu membahayakan.

Karena evaluasi SPBE yang dilakukan, Kabupaten Donggala termasuk 57 daerah yang belum terevaluasi pelaksanaan SPBE dari 616 instansi pusat, Polri, karena adanya bencana alam dan sambungan internet yang tidak bagus.

“Untuk itu, saya berharap kita melakukan loncatan karena daerah kita termasuk 57 yang dianggap masih menggunakan sistem manual dan apa yang telah dilakukan oleh Kadis Komunikasi dan Informatika ini, adalah sebagai salah satu solusi untuk kedepan dalam sistim informasi digital,” katanya.

Wabup berharap agar proses sosialisasi hari ini bisa diikuti dengan baik karena sifatnya masih sosialisasi, belum ada instrumen untuk mengintruksikan, maka belum ada perda dan perbup.

Tetapi menurut Wabup, jika uji coba ini nanti dianggap baik selama proses selama enam bulan kedepan dan dianggap lebih efektif dalam proses penyelenggaraan pemerintahan, maka akan didorong dengan peraturan daerah, minimal ada upaya dari pemerintah daerah dalam bentuk regulasi.

Terkait dengan pascabencana gempa bumi dan tsunami 28 September 2018 lalu, ia mengajak dan mengimbau kepada seluruh pejabat yang ada dilingkup pemerintahan Kabupaten Donggala agar membantu dan mendampingi masyarakat yang terdampak bencana, dalam mendirikan lagi usaha-usaha kecil mereka misalnya usaha pisang goreng dan nelayan yang kehilangan perahu atau peralatan nelayan lainnya.

Karena masih ada sebagian besar masyarakat Kabupaten Donggala yang masih tinggal di tenda-tenda dan sebagian besar pula masih mengumpulkan pundi-pundi untuk membuat lagi usaha.

Di akhir sambutannya, ia juga mengimbau agar pejabat dan aparatur terkait harus menimbulkan empati kepada masyarakat.

“Karena (pemerintah) daerah bisa gagal kalau masyarakat miskinnya makin bertambah,” katanya.

Sementara  itu, Sofyan selaku ketua panitia dalam laporannya menyampaikan, sebelumnya dikenal dengan nama E-Goverment, karena perkembangan dan keinginan Presiden diubah menjadi SPBE.

Maksud dan tujuan sosialisasi tersebut adalah sebagai upaya percepatan implementasi daripada peraturan Presiden Nomor 95 Tahun 2018 tentang SPBE yang didukung Permenpan RB Nomor 5 Tahun 2018 tentang Pedoman Evaluasi SPBE.

Sofyan juga menyampaikan, peserta sosialisasi ini berasal dari pimpinan organisasi perangkat daerah, kepala bagian dan kasubag program Kabupaten Donggala. CAL

Silakan komentar disini...
loading...
(Visited 8 times, 1 visits today)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed