oleh

Unik, Polres Donggala Gelar Lomba Memandikan dan Mengafani Jenazah

WhatsApp Image 2019-07-02 at 17.30.51
KAPOLRES Donggala AKBP Stanislaus Ferdinand Suwarji (keempat dari kanan) saat menyaksikan lomba memandikan dan mengafani jenazah di halaman Mapolsek Banawa, Selasa (2/7/2019). FOTO: ICHAL

SultengTerkini.Com, DONGGALA– Ada yang berbeda, unik dan menarik dari kegiatan memeriahkan Hari Ulang tahun (HUT) Bhayangkara ke 73 di Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah.

Polres Donggala mendekatkan diri kepada Sang Pencipta dengan mengadakan lomba memandikan dan mengafani jenazah.

“Iya kegiatan dalam rangka HUT Bhayangkara ke 73 ini baru pertama kali digelar di Sulteng, mungkin juga di Indonesia,” kata Kapolres Donggala AKBP Stanislaus Ferdinand Suwarji saat ditemui SultengTerkini.Com di ruang kerjanya, Selasa (2/7/2019).

Lomba itu digelar berangkat dari diskusi dan masukan berbagai elemen masyarakat di wilayahnya.

Selain menyeru untuk kebaikan, lomba itu senantiasa mengingatkan manusia untuk terus melakukan kebaikan, karena hidup ini tidak selamanya.

Menurutnya, lomba ini sengaja digelar karena ada nilai-nilai kemanusiaan terkandung di dalamnya yang harus dipupuk, dijaga, dan dikembangkan untuk menjalin sinergitas antara Polri dan masyarakat.

Caranya memperhatikan orang yang sedang berduka, salah satunya dengan membantu memandikan dan mengafani jenazah.

Ferdinand Suwarji menuturkan, lomba ini juga memiliki pesan moral bagi anggota Polri, khususnya di jajaran Polres Donggala bahwa jika ada orang yang sedang berduka, anggotanya dapat turun turut serta membantu seperti memandikan dan mengafani jenazah, serta kegiatan lainnya yaitu menggali kubur, mengangkat jenazah hingga ke pemakaman.

Tujuan lainnya dari lomba itu kata kapolres, adalah para peserta dapat lebih mengetahui dan memahami tata cara memandikan dan mengafani jenazah sesuai tuntunan agama Islam.

Hal ini diharapkan dapat meningkatkan keimanan serta mampu menyiapkan generasi muda yang islami serta terampil nantinya.

Lomba yang dilaksanakan sejak Selasa pagi hingga sore hari di halaman Mapolsek Banawa itu diikuti sebanyak 14 grup, terbagi dua kategori, pria dan wanita.

“Masing-masing grup atau tim ada dua orang. Pesertanya berasal dari perwakilan kelurahan dan desa di Kecamatan Banawa,” kata orang pertama di Polres Donggala itu.

Karena kegiatan ini mendapat antusias dan respon positif dari masyarakat, maka Kapolres Ferdinand Suwarji berharap tahun depan lomba tersebut dapat digelar kembali.

WhatsApp Image 2019-07-02 at 18.05.28Setelah melalui penilaian tim juri dari Kementerian Agama Kabupaten Donggala, lomba memandikan dan mengafani jenazah untuk kategori pria dimenangkan oleh perwakilan Desa Loli Saluran, disusul wakil dari Kelurahan Boya, dan wakil dari Kelurahan Tanjung Batu sebagai juara 3.

Sementara untuk kategori wanita, pemenang lomba memandikan dan mengafani jenazah diraih dari perwakilan Kelurahan Boya, kemudian juara 2 dari Kelurahan Boneoge, dan dari Kelurahan Kabonga Besar sebagai juara 3.

Para pemenang lomba masing-masing berhak atas piala dan uang tunai dari panitia pelaksana.

“Untuk para peserta saya minta untuk tidak menjadikan perlombaan ini hanya sebagai ajang saling berkompetisi, tetapi lebih dari itu, mari jadikan kegiatan ini sebagai ajang silaturahmi dan membagikan manfaat bagi tetangga ataupun kerabat dalam memahami dan memaknai tata cara yang benar dalam memandikan dan mengafani jenazah,” pesan Kapolres Ferdinand Suwarji saat menutup lomba tersebut. CAL

Silakan komentar disini...
loading...
(Visited 13 times, 1 visits today)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed