Khatib di Unismuh Palu: Jadi Pemimpin Jangan Zalim dan Curang!

147
WhatsApp Image 2019-06-05 at 09.27.21
USTAZ Irman Umar saat menyampaikan khutbah Idul Fitri di hadapan ribuan jemaah di halaman kampus Unismuh Palu, Rabu (5/6/2019). FOTO: ICHAL

SultengTerkini.Com, PALU– Ribuan jemaah mengikuti Salat Idul Fitri 1 Syawal 1440 Hijriah di halaman kampus Unismuh Kota Palu, Sulawesi Tengah, Rabu (5/6/2019).

Bertindak sebagai imam dalam Salat Idul Fitri adalah Ustaz Gazali dan Khatib, Ustaz Irman Umar.

Dalam khutbahnya, Ustaz Irman Umar menyampaikan topik membangun cita-cita dunia dan akhirat.

Ia mengatakan, seiring dengan berlalunya bulan suci Ramadan, banyak pelajaran hukum dan hikmah, faedah dan fadilah yang dapat dipetik untuk menjadi bekal dalam mengarungi kehidupan yang akan datang.

Jika bisa diibaratkan, Ramadan adalah sebuah madrasah. Sebab 12 jam x 30 hari, mulai terbitnya fajar hingga terbenamnya matahari, semula sesuatu yang halal menjadi haram.

Makan dan minum yang semula halal bagi manusia sepanjang hari, maka di bulan Ramadan menjadi haram.

Tapi setelah semua cobaan yang dilewati pernahkah memperhatikan aspek sosial Ramadan?. Semua orang pernah merasakan kenyang, tapi tidak semuanya pernah merasakan lapar.

“Lihatlah diri kita, bukankah seringkali kita merasa paling besar, jumawa seolah-olah semua manusia kecil dan harus takluk di hadapan kita? Kita berlagak seolah kita adalah Tuhan yang kuasa atas segala keadaan. Tidakkah kita sadar bahwa kita sesungguhnya tidak lain adalah makhluk Allah yang sangat lemah, maka kepada siapa lagi kita berharap selain kepada Allah SWT yang telah menciptakan kita dan dengan kasih sayang Allah-lah kita diberi kesempatan menikmati hidup di dunia milik Allah ini,” katanya.

Khatib juga menyinggung soal bencana atau musibah yang terjadi di Indonesia, termasuk di Sulawesi Tengah.

Ia mengatakan, bencana terjadi dimana-mana karena ulah perbuatan tangan manusia sebagaimana firman Allah SWT dalam QS Ar Rum: 41, QS Yasin: 19 dan QS Qosos: 59.

“Mari kita bertobat atas dosa-dosa yang kita perbuat,” katanya.

Dalam kesempatan itu, khatib berpesan kepada para pemimpin nasional maupun lokal, termasuk aparatur peradilan dan keamanan agar tunaikan amanah mengatur negeri ini dengan penuh rasa takut kepada Allah.

Jangan pernah berlaku zalim sedikitpun, berlaku tidak adil, berbuat curang, culas dan memenangkan golongannya saja. Walaupun golongannya itu salah, dipaksakan untuk benar, itu namanya berbuat zalim.

“Rasulullah SAW bersabda, zalim itu akan menjadi kegelapan yang berlapis-lapis pada hari kiamat,” tegas Ustaz Irman Umar.

Khatib juga mendoakan para kaum muslimin dimanapun berada, khususnya di negara Suriah, Irak, Palestina, Uighur, Myanmar dan tempat lainnya agar mereka tetap membesarkan dan mengagungkan namaMU di bawah cengkeraman musuh-musuhMU yang zalim.

“Ya Allah, tidak ada satupun yang luput dari pengetahuanMU dengan kemahakuasaanMU, segerakan pertolongan dan kemenangan untuk mereka. Segerakanlah kehancuran dan kekalahan kepada siapapun yang berkonspirasi menzalimi mereka, ya Aziz, Ya Jabbar, Ya Dzal jalali wal ikram,” pungkas Ustaz Irman Umar.

Pelaksanaan Salat Idul Fitri itu diakhiri dengan berjabat salam antar jemaah untuk saling maaf memaafkan. CAL

Silakan komentar disini...
loading...