oleh

Ujicoba Alat Pengering Padi di Dampelas, Bupati Donggala: Rawat dan Jaga Baik-baik!

photo6213023961986476223
BUPATI Donggala Kasman Lassa meresmikan dan sekaligus mengujicoba alat pengering padi yang ditandai dengan pengguntingan pita dan penandatanganan prasasti di Desa Karya Mukti, Kecamatan Dampelas, Ahad (28/4/2019). FOTO: HUMAS

SultengTerkini.Com, DONGGALA– Bupati Donggala Kasman Lassa meresmikan dan sekaligus mengujicoba alat pengering padi yang ditandai dengan pengguntingan pita dan penandatanganan prasasti di Desa Karya Mukti, Kecamatan Dampelas, Ahad (28/4/2019).

Alat pengering padi tersebut merupakan bantuan dari APBN Pusat Dirjen Tanaman Pangan Kementerian Pertanian Tahun 2018 yang diberikan kepada kelompok tani Sumber Rejeki 2 Desa Karya Mukti.

Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Donggala, Hari Sucahyo menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura Provinsi Sulawesi Tengah.

Dimana katanya, tahun anggaran 2018 Kabupaten Donggala mendapatkan dua unit alat pengering padi.

“Ini luar biasa, karena satu unit kurang lebih Rp 1,3 miliar dan ini adalah dana cukup besar serta bangunan tempat penampungan padi yang cukup besar sangat membantu seluruh petani, khususnya di Kecamatan Dampelas, dimana setiap tahun pada musim panen padi sawah pasti turun hujan,” katanya.

Sehingga katanya, dengan keberadaan alat tersebut sangat tepat karena alat itu sebagai penyelamat bagi produksi padi, khususnya di Kabupaten Donggala.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Sulteng karena dengan keberadaan alat tersebut sangat membantu meringankan biaya pascapanen dan meningkatkan mutu beras.

Karena dimana pada saat panen dan turun hujan ketika akan melakukan penggilingan, maka berasnya menjadi hitam.

“Tetapi Alhamdulillah dengan adanya alat tersebut, walaupun turun hujan kita tinggal memasukkan gabah, kurang lebih 10 sampai 12 jam, maka keluarlah dari alat itu gabah kering yang langsung digiling, dan hasilnya khusus di Kecamatan Dampelas berasnya tidak hitam,” katanya.

“Mudah-mudahan dengan keberadaan alat tersebut, khususnya yang dikelola oleh Maju Bersama dan Sumber Rejeki bisa memanfaatkannya dengan baik serta dapat membantu seluruh petani yang mempunyai padi sawah di Kecamatan Dampelas,” katanya.

Kepala Bidang Produksi Tanaman Pangan Dinas Tanaman Pangan Hortikultura Sulteng, Retno Erningtyas juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura Donggala, dimana selalu mencapai target atau di atas target yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Pusat.

Ia mengatakan, Kabupaten Donggala terkenal sebagai salah satu sentral produksi tanaman padi, yang dikembangkan oleh masyarakat setempat.

“Kami berharap untuk kedepan bisa dialokasikan lagi karena untuk luas area dua unit, tidak mencukupi dalam melayani seluruh kelompok tani,” tuturnya.

Sementara itu, Bupati Kasman Lassa dalam sambutannya mengatakan, alat pengeringan padi sangat bagus.

Hal ini menunjukkan keseriusan pemerintah pusat, provinsi, kabupaten, kecamatan bahkan sampai desa dalam rangka mengakses dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat petani.

Dimana tidak lain adalah bagaimana meningkatkan hasil-hasil pertanian dan produktivitas yang mampu memberikan nilai kontribusi bagi kelompoknya, masyarakat dan pemerintah.

“Dimana kita lihat kondisi alam yang tidak bersahabat yaitu seringnya turun hujan, tetapi ini nikmat yang diberikan oleh Allah SWT, maka untuk mengatasi dan mengantisipasinya adalah dengan penggunaan alat pengering padi dan alat ini juga mampu melakukan olahan gabah,” tuturnya.

Di akhir sambutannya, Bupati Kasman Lassa berharap agar merawat dan menjaga alat tersebut, sehingga pemanfaatannya betul-betul dirasakan oleh masyarakat khususnya di Kecamatan Dampelas. CAL

Silakan komentar disini...
loading...
(Visited 71 times, 1 visits today)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed