96 Bilik Huntara untuk Pengungsi di Langaleso Diresmikan

105
WhatsApp Image 2019-04-09 at 17.01.59
GM ACT Ruli Renata menyerahkan secara simbolis kunci shelter kepada Pemerintah Kabupaten Sigi dan selanjutnya diserahkan kepada penghuni shelter, Selasa (9/4/2019). FOTO: ACT

SultengTerkini.Com, SIGI– Sebanyak 96 bilik hunian sementara (huntara) di kompleks Hunian Nyaman Terpadu atau Integrated Community Shelter (ICS) diresmikan, Selasa (9/4/2019) pagi.

Pembangunan ICS tersebut merupakan bentuk ikhtiar dari Aksi Cepat Tanggap (ACT) bekerja sama dengan Danone untuk mempercepat proses pemulihan pascagempa, tsunami dan likuefaksi yang melanda Kota Palu, Kabupaten Donggala dan Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah.

Peresmian Hunian Nyaman Terpadu ini ditandai dengan penyerahan secara simbolis berupa kunci  shelter dari ACT dan Danone kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sigi dan kemudian diserahkan langsung kepada warga yang menghuni hunian tersebut.

Hadir dalam kegiatan ini Bupati Sigi yang diwakili oleh Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Masyarakat, Andi Ilham, General Manager ACT, Ruli Renata, Kepala Cabang ACT Sulteng Nurmarjani Loulembah, President Director Danone Specialized Nutrition Indonesia Connie Ang serta warga setempat.

Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Masyarakat Pemkab Sigi, Andi Ilham dalam sambutannya Pemkab Sigi sangat mengapresiasi pihak ACT yang hingga kini masih terus membersamai warga yang terdampak bencana alam di wilayahnya, guna mempercepat proses pemulihan pascabencana alam tersebut.

“Atas nama pribadi dan pemerintah daerah saya berterima kasih kasih kepada ACT atas pembangunan ICS karena sudah membantu memulihkan infrastruktur di Sigi, khususnya di Desa Langaleso,” kata Andi Ilham.

Andi Ilham berharap kepada para penghuni ICS agar memanfaatkan hunian ini sebaik mungkin dan bangkit bersama-sama setelah bencana yang melanda pada 28 September 2018 silam.

President Director Danone Specialized Nutrition Indonesia Connie Ang melalui penerjemahnya mengatakan, dari awal bencana yang terjadi di Kota Palu, Donggala dan Sigi ada 12 ribu karyawan tergerak untuk memberikan bantuan kepada warga yang terdampak bencana dan kemudian menggandeng ACT seperti pembangunan ICS Langaleso ini.

“Hari ini saya sangat senang melihat shelter yang bangun ACT seperti sarana sanitasinya yang cukup baik. Saya juga senang melihat kondisi anak-anak di shelter ini yang semuanya sehat-sehat. Dan yang terpenting kami sangat mendukung ACT dan pemerintah setempat agar kehidupan masyarakat dapat lebih baik lagi,” ungkapnya.

Sementara itu, General Manager ACT, Ruli Renata mengatakan, hingga saat ini ACT telah membangun 1.064 unit shelter yang tersebar di Kota Palu, Donggala dan Sigi.

“Hingga saat ini ACT masih terus membersamai warga yang terdampak bencana di Sulawesi Tengah. Setelah masa recovery seperti pembangunan fisik selesai selanjutnya kami akan berikhtiar untuk recovery ekonomi dan saat ini masih dalam proses asesmen  agar ekonomi para korban bencana alam ini bisa kembali pulih,” katanya.

Di akhir acara peresmian ini, dilanjutkan dengan kunjungan ke shelter-shelter yang ada hingga melihat langsung fasilitas yang ada di ICS ini, mulai dari ruangan PAUD, sarana bermain anak, sarana pelayanan kesehatan hingga sarana sanitasi. CAL

Silakan komentar disini...
loading...