Ormas di Sulteng Diminta Jaga Stabilitas Keamanan saat Pemilu 2019

105
WhatsApp Image 2019-04-04 at 12.43.01
STAF Gubernur Ahli bidang Ekonomi dan Pembangunan, Mohammad Nizam saat membuka Forum Komunikasi Ormas dan LSM oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Kesatuan Politik Sulawesi Tengah di salah satu warkop Kota Palu, Kamis (4/4/2019). FOTO: MOHAMMAD

SultengTerkini.Com, PALU– Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) Longki Djanggola mengajak kepada seluruh organisasi kemasyarakatan (ormas) untuk menjaga stabilitas keamanan menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) maupun pasca Pemilu.

“Peran ormas sangat diperlukan untuk menjaga stabilitas masyarakat. Apalagi pemilu dan pascapemilu,” kata Gubernur Longki dalam sambutannya yang diwakili oleh Staf Gubernur Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Mohammad Nizam dalam forum komunikasi ormas dan LSM oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Kesatuan Politik (Kesbangpol) Sulteng di salah satu warkop Kota Palu, Kamis (4/4/2019).

Ditambah lagi hoax bisa mengganggu ketertiban masyarakat, peran ormas sangat diharapkan mengawal dan menjaga masyarakat dari pengaruh berita palsu itu.

Karena kata Nizam, ormas dibentuk atas inisiatif masyarakat dan kehadirannya sejalan dengan visi pembangunan, salah satunya menjaga kehidupan masyarakat yang tenteram dan damai tanpa adanya konflik sosial maupun Suku, Agama, Ras, Antargolongan atau SARA.

“Untuk itu mari kita sambut dengan baik, sehingga berjalan tertib,” jelasnya.

Berkaitan dengan menjaga kerukunan umat bergama jelang Pemilu, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Sulteng, Zainal Abidin mengatakan, ormas ikut terlibat menjaga kerukunan umat beragama dengan menangkal berbagai isu yang dapat memecah kerukunan umat beragama jelang hari pemungutan suara 17 April 2019 mendatang.

“Ada istilah moderasi beragama yang mana menekankan pada toleransi. Tidak kata saling menyalahkan hanya karena perbedaan, terutama beda pilihan di masyarakat,” katanya.

Senada dengan itu, Akademisi Universitas Tadulako, Rizali Djaelangkara mengatakan, kemitraan ormas dengan pemerintah dapat dijadikan jalan untuk mewujudkan stabilitas kerukunan umat beragama atau pun masyarakat dalam berbagai kondisi, salah satunya jelang Pemilu 2019.

“Kemitraan dengan pemerintah, salah satunya melahirkan keputusan bersama atas satu persoalan di masyarakat,” katanya. MAD

Silakan komentar disini...
loading...