oleh

Parimo Siapkan 26 Peserta Ikuti STQ Provinsi Sulteng di Morut

WhatsApp Image 2019-02-04 at 17.02.52
LEMBAGA Pengembangan Tilawatil Qur’an Kabupaten Parigi Moutong di Sulawesi Tengah menggelar Pelatihan Kafilah Seleksi Tilawatil Quran dan Hadis (STQH) di aula salah satu hotel Parigi, Senin (4/2/2019). FOTO: HUMAS

SultengTerkini.Com, PARIMO– Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) saat ini tengah mempersiapkan utusan dari wilayahnya yang akan mengikuti Seleksi Tilawatil Quran (STQ) tingkat Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) yang akan dihelat di Kabupaten Morowali Utara (Morut) pada 9 Maret 2019 mendatang.

Sebagai bentuk persiapan, LPTQ menggelar Pelatihan Kafilah Seleksi Tilawatil Quran dan Hadis (STQH) di aula salah satu hotel Parigi, Senin (4/2/2019).

Kegiatan itu dibuka secara resmi Bupati Parimo diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesra Samin Latandu.

Dalam sambutan tertulis Bupati Parimo yang dibacakan Samin Latandu berterima kasih kepada LPTQ kabupaten yang telah memprakarsai kegiatan ini, sehingga diharapkan kafilah di wilayahnya dapat memperoleh hasil yang memuaskan pada perhelatan STQ di Morowali Utara.

“Pesan saya kepada para peserta atau kafilah untuk memahami setiap materi dan praktik yang disampaikan oleh para pelatih, sehingga STQ di Morut bulan depan lebih baik lagi hasilnya dari pelaksanaan STQ di Donggala pada tahun 2017 yang lalu,” harapnya.

Ia optimis, Parimo akan meraih hasil yang baik pada STQ tahun ini karena peserta atau kafilah dari wilayahnya lebih banyak dari STQ tahun sebelumnya.

Meski tidak mengikuti empat golongan yang dilombakan, namun ia meyakini Parimo bisa mempersembahkan yang terbaik.

“Di STQ Donggala banyak golongan yang tidak kita ikuti, tahun ini dengan bertambahnya cabang dan golongan yang kita ikuti in shaa Allah kita memperoleh prestasi yang lebih baik lagi,” ujarnya.

Ketua LPTQ Parimo, Sudirman Tjora mengatakan, peserta pelatihan kafilah STQH di wilayahnya berjumlah 26 orang.

“Peserta pelatihan ini akan diberangkatkan menuju STQ Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah pada 9 Maret 2019 di Kabupaten Morowali Utara,” kata Sudirman Tjora.

Ia mengatakan, dalam event STQ itu hanya empat cabang yang dilombakan yaitu, cabang Tilawah golongan anak-anak dan golongan dewasa kemudian cabang tahfiz Al Quran golongan 1, 5, 10, 20, 30 juz dan Tafzir Bahasa Arab juga Tafzir Hadis golongan 100 Hadis ditambah dengan sanadnya dan golongan 500 Hadis tanpa sunah.

Sudirman Tjora menambahkan, pada STQ tahun ini kafilah Parimo mengikuti semua cabang yang dilombakan.

“Hampir semua cabang lomba kami ikuti, hanya golongannya saja yang berkurang. Golongan yang tidak diikuti yaitu Hafizah golongan 10 juz, golongan 20 juz, golongan 30 juz dan mufasirah tafsir bahasa arab,” ujarnya.

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Parimo melalui Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam, Subhan Lapu mengatakan, pihaknya akan terus berkomitmen mendorong LPTQ kabupaten untuk setiap saat melakukan pembinaan keagamaan, terutama dalam pengembangan tilawatil Quran, baik di tingkat desa, kecamatan dan kabupaten, sehingga kedepan Parimo tidak akan kekurangan peserta dari semua cabang yang dimusabaqahkan.

“Melalui kegiatan ini para peserta harus menyadari bahwa mereka adalah wakil dari seluruh masyarakat Parigi Moutong yang tentunya sangat diharapkan akan mengukir prestasi dan membawa nama harum daerah ini,” katanya.

Kemenag menekankan para pelatih agar benar-benar menerapkan ilmu yang dimiliki kepada semua peserta atau kafilah, sehingga mereka siap secara mental dan memahami ilmu yang ditemukan pada perhelatan STQ dan Hadis, sehingga mampu menjadi yang terbaik sebagaimana yang diraih selama ini. CAL

Silakan komentar disini...
loading...
(Visited 30 times, 1 visits today)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed