Pekan Seni Media 2018 di Palu akan Hadirkan 25 Seniman

560
WhatsApp Image 2018-08-23 at 10.13.48
SUASANA persiapan Pekan Seni Media 2018 yang akan berlangsung di Kota Palu, tepatnya di Taman Budaya Provinsi Sulawesi Tengah. FOTO: IST

SultengTerkini.Com, PALU– Pekan Seni Media 2018 yang mengangkat tema Local Genius akan digelar pada 26 Agustus-2 September 2018.

“Selama delapan hari kegiatan ini akan berlangsung di Kota Palu, tepatnya di Taman Budaya Provinsi Sulawesi Tengah,” kata Kurator Pekan Seni Media, Hafiz Rancajale sebagaimana rilis yang diterima SultengTerkini.Com, Kamis (23/8/2018).

Ia mengatakan, Pekan Seni Media digagas dan difasilitasi oleh Direktorat Kesenian, Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia bekerjasama dengan penggiat senimedia, pemerintah lokal, dan komunitas yang selama ini fokus di seni berbasis teknologi ini.

Hafiz mengatakan, tema Local Genius diangkat sebagai upaya membaca bagaimana ekperimentasi-eksperimentasi kelokalan dapat mampu memberikan warna baru dalam perkembangan seni kontemporer.

Eksperimentasi itu dilakukan oleh berbagai seniman yang tidak lagi terpusat di wilayah tertentu-terutama Jakarta, Bandung, dan Yogyakarta-sebagai pusat perkembangan seni modern Indonesia; seni kontemporer memberikan peluang yang sangat luas bagi penggabungan kemungkinan-kemungkinan kelokalan, baik secara bentuk maupun konteksnya.

Menurutnya, praktik ekperimentasi lokal dapat dibaca sebagai kemampuan untuk bertahan dari budaya luar, mengakomodasi unsur-unsurnya, mengintegrasikannya dengan budaya lokal, mengendalikan, dan tentu saja mampu menentukan arah perkembangan kebudayaan di masa depan.

Hafiz menyebutkan, Pekan Seni Media Local Genius terdiri dari enam program: Malam Pembukaan, Pameran Harian, Artist Talk, Lokakarya Multimedia, Pertunjukkan Multimedia, dan Tur Edukasi.

Pekan Seni Media 2018 menghadirkan 25 seniman individu dan kolektif seniman dari berbagai wilayah di seluruh Indonesia.

“Akan ada beragam jenis karya dalam bentuk instalasi, instalasi objek, seni video, fotografi performans, video performans, seni bebunyian, seni berbasis proyek, seni berbasis kemasyarakatan, pameran arsip, sketsa, mural, dan lain sebagainya,” katanya.

Karya-karya ini katanya, disajikan dengan eksperimentasi berbagai medium mulai dari kaca, cermin, frame, LED, adaptor, listrik, perangkat elektronik, performans, kamera CCTV, monitor TV analog, synthesizer, 8-bit mixtape, plat tembaga, lateks, hingga sepatu dalam dimensi yang variatif.

Malam Pembukaan akan digelar pada 26 Agustus 2018 pukul 19.00 WITA di Taman Budaya Provinsi Sulawesi Tengah, gratis dan terbuka untuk umum.

Kegiatan akan dibuka oleh Direktur Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan Gubernur Provinsi Sulawesi Tengah.

“Diharapkan dengan terselenggaranya kegiatan ini seniman kita dapat berkarya dengan senantiasa membawa serta konteks kelokalannya-justru lokalitas itu menjadi ciri khas yang memperkaya jati diri dan budaya bangsa dalam kerja bersama di medan tarung seni di kancah internasional,” tuturnya. */CAL

Silakan komentar disini...
loading...