oleh

KBIH Yayasan Babussalam Lakukan Bimbingan Haji Tahun 2018

PESERTA calon manasik haji 2018 mendatang mengikuti pembukaan manasik haji perdana di kampus IAIN Datokarama Palu, Sulawesi Tengah, Ahad (22/10/2017). FOTO: DOK

SultengTerkini.Com, PALU– Ketua Forum Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) pusat, KH Hasyim Sholeh mengapresiasi dan mendukung program yang dijalankan Yayasan Menara Babussalam di Kota Palu, Sulawesi Tengah dalam menggelar Bimbingan Manasik Haji bulan ini yang seyogyanya baru akan diselenggarakan pada awal Januari 2018 mendatang.

“Kami sangat mendukung gebrakan yang dilakukan KBIH Menara Babussalam Palu ini karena cepat melakukan bimbingan kepada calon jamaah haji yang bakal diberangkatkan tahun 2018 mendatang. Semoga bimbingan manasik ini betul-betul dimaksimalkan oleh calon jamaah nantinya untuk terus belajar agar mencapai peserta haji mandiri,” tutur KH Hasyim Sholeh yang membuka kegiatan manasik haji perdana di kampus IAIN Datokarama Palu, Ahad (22/10/2017).

KH Hasyim Sholeh mengatakan, calon jamaah tahun ini dinilai sangat beruntung karena ongkos haji masih disubsidi pemerintah melalui Kementerian Agama bakal ditiadakan.

Untuk itu, pada tahun 2019 mendatang subsidi haji bakal ditarik, sehingga ongkos haji mencapai Rp71 juta per orang, sementara saat ini Ongkos Naik Haji masih tetap.

Sementara itu, Pembina KBIH Babussalam Palu, Sumitro Nento mengatakan, pihaknya bakal menyelenggarakan bimbingan manasik haji sebanyak 34 kali supaya calon jamaah yang akan berangkat haji memang betul-betul mendapatkan bimbingan secara maksimal.

Direktur Utama KBIH Babussalam, Mustamin Umar menambahkan, semua masyarakat yang berkeinginan untuk naik haji bisa mengikuti manasik.

Bukan hanya dikhususkan bagi mereka yang porsi keberangkatannya pada 2018 mendatang saja.

“Jadi semua yang punya niat bisa ikut manasik haji. Ini bukan hanya untuk yang sudah dapat porsi haji saja,” ungkap Mustamin Umar.

Mustamin mengatakan, manasik haji merupakan hal penting bagi yang hendak berangkat ke Tanah Suci.

Ia menambahkan, melalui kegiatan manasik, para calon haji bisa mendapatkan pengetahuan mulai sebelum berangkat, saat dan setelah berhaji di Mekkah maupun di Madinah nantinya.

KBIH Babussalam sendiri akan melaksanakan manasik haji sebanyak 34 kali sebelum keberangkatkan para calon jamaah haji pada 2018 mendatang.

Pembukaan manasik dimulai Ahad (22/10/2017).

“Jadi manasik akan kita lakukan setiap hari Ahad. Pokoknya semua bisa ikut manasik haji,” katanya. Sementara Kepala Kemenag Kota Palu, Maksum Rumi menuturkan, KBIH ini merupakan mitra dari Kemenag, sehingga perlu mendapat perhatian agar program yang dijalankannya bisa terlaksana dengan baik.

“Khusus KBIH selalu memberangkatkan satu kloter. Satu kloter itu ada 450 peserta calon haji,” katanya.

Terkait kuota haji di Indonesia, Maksum berharap Pemerintah Arab Saudi sebagai tuan rumah dapat menambahnya agar daftar tunggu haji tidak perlu memakan waktu terlalu lama lagi.

Karena menurut Maksum, peminat haji di Indonesia, khususnya di Kota Palu terbilang cukup tinggi. SAH

Silakan komentar disini...
loading...
(Visited 23 times, 1 visits today)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed