oleh

Cakalang, Komoditas Laut Unggulan Tolitoli

Fardi Kallang

Menjadi pemandangan tersendiri bagi mereka yang  berlalulalang melewati jalan poros Kabupaten Tolitoli-Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah.

Pasalnya tepat berada di daerah Doyan Tolitoli mereka bisa menyaksikan deretan penjual ikan  Cakalang segar di pinggir jalan.

Daerah Doyan telah lama menjadi tempat pendaratan ikan Cakalang.

Di tempat ini kita bisa mendapatkan ikan cakalang segar dan tentunya sehat dengan harga relatif lebih murah.

Kabupaten Tolitoli sebagai salah satu kabupaten di Provinsi Sulawesi Tengah dengan panjang garis pantai 453,98 kilometer.

Secara geografis, kabupaten ini terletak di pesisir Pantai Barat Sulawesi, tepat di pintu masuk bagian utara Selat Makassar yang berhadapan langsung dengan Laut Sulawesi dan Selat Makassar dengan luas laut mencapai 300.859,22 hektare serta Tolitoli memiliki 43 Pulau.

Maka tidak heran apabila daerah ini menjanjikan potensi perikanan kelautan yang besar.

Bahkan tiga diantaranya merupakan pulau terluar yang berbatasan langsung dengan Negara Malaysia (Kawasan Ambalat), yakni Pulau Lingayan, Pulau Dolangan dan Pulau Salando.

Salah satu komoditas perikanan unggulan adalah ikan Cakalang (Katsuwonus pelamis) di Tolitoli sendiri tempat yang paling terkenal untuk mendapatkan ikan ini adalah di daerah Doyan (dijelaskan pada pembuka tulisan ini).

Ciri khas ikan Cakalang memiliki tubuh yang membulat atau memanjang dan garis lateral.

Ciri khas dari ikan Cakalang memiliki 4-6 garis berwarna hitam yang memanjang di samping bagian tubuh.

Ikan Cakalang pada umumnya mempunyai  berat sekitar 0,5 – 11,5 kilogram serta panjang sekitar 30-80 cm.

Ikan Cakalang sangat menyenangi daerah dimana terjadi pertemuan arus atau air (convergence) yang umumnya terdapat pulau-pulau.

Selain itu ikan Cakalang juga menyukai perairan dimana terjadi pertemuan antara massa air panas dan dingin, ikan yang terdapat di kabupaten toli-toli berasal dari daerah penangkapan Selat makassar dan laut Sulawesi.

Cakalang -juga tuna– bisa ditangkap dari kedalaman 0-400 meter.

Salinitas yang disukai adalah 32-35 ppt atau di perairan oseanik. Suhu perairan yang disukai berkisar 17-31°C.

Ikan Cakalang merupakan ikan bernilai komersial tinggi, dan dijual dalam bentuk segar, beku, atau diproses sebagai ikan kaleng, ikan kering, atau ikan asap.

Berdasarkan data yang tercatat pada Stasiun Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan Kelas I Palu Wilayah Kerja Tolitoli pada tahun 2016 lalu lintas atau domestik keluar ikan Cakalang sebanyak 148.209 kg (148,21 ton) dengan nilai komoditas sebesar Rp3.408.586.875.

Selain Cakalang Kabupaten Tolitoli masih memiliki banyak komoditas dengan potensi yang besar diantaranya Tuna, Layang, Kerapu, Bandeng, Rumput Laut dan beragam produk perikanan lainnya.

Pembangunan perikanan Kabupaten Tolitoli perlahan membaik, utamanya pada kegiatan penangkapan ikan.

Namun dengan potensi yang ada sebagai daerah pesisir itu menjadi tidak cukup kedepannya pengelolaan perikanan payau dan tawar masih menjadi pekerjaan rumah dengan segala permasalahan yang ada, baik pada ketersediaan sarana,benih dan aspek teknis lainnya.

Penulis adalah Fungsional PHPI Pada Kantor Stasiun Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan Kelas I Palu Wilayah Kerja Tolitoli

Silakan komentar disini...
loading...
(Visited 59 times, 1 visits today)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed