oleh

Fakultas Kedokteran dan FKM Untad Segera Diluncurkan

KAMPUS Universitas Tadulako Kota Palu, Sulawesi Tengah

SultengTerkini.Com, PALU– Senin pekan depan (17/7/2017), berdasarkan Permenristekdikti Nomor 44 Tahun 2017 tertanggal 20 Juni 2017, maka Fakultas Kedokteran (FK) dan Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Tadulako (Untad) sudah berdiri sendiri setelah sebelumnya bernama Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan.

Pada peresmian nanti, Rektor Untad Muhammad Basir Cyio akan melantik kembali Dekan Fakultas Kedokteran dan melantik Dekan FKM.

Perkembangan Fakultas Kedokteran dengan Program Studi Pendidikan Dokter sejak resmi berdiri pada 26 Januari 2012 terus melesat.

Fakultas pertama yang berdiri di masa kepemimpinan Rektor Untad Muhammad Basir Cyio ini sebelumnya merupakan program studi di Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA).

Meskipun begitu, dalam waktu yang tidak terlalu lama sejak resmi berdiri pada awal 2012, Fakultas Kedokteran kini telah memiliki Rumah Sakit Tadulako. FK Untad juga tercatat sebagai fakultas yang paling diminati oleh para calon mahasiswa baru, baik yang mendaftar melalui jalur SNMPTN maupun SBMPTN. Sesuai data yang masuk, jumlah peminat yang terus naik dari tahun ke tahun itu berasal dari berbagai daerah di Indonesia.

Dalam perjalanannya kurang lebih lima tahun terakhir, Fakultas Kedokteran Untad telah melakukan kerjasama dengan beberapa fakultas kedokteran dari perguruan tinggi ternama di luar negeri.

Kerjasama yang dilakukan itu antara lain dengan Fakultas Kedokteran Newcastle University Australia, Missisipi University USA, Washinton University USA, Western Kentucky University USA, He Run He Hospital WUHAN China, dan beberapa fakultas kedokteran dan rumah sakit ternama lainnya.

Kerjasama yang telah dilakukan oleh Fakultas Kedokteran Untad itu memiliki beberapa tujuan di antaranya, pengembangan sumber daya akademik dosen FK, riset collaboration, international publication, dan student exchange.

Wakil Dekan Bidang Akademik FK Untad, Muhammad Sabir, dan Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Dokter Muh Ardi Munir mengatakan, selain rasa syukur atas terbentuknya FKM yang lahir dan FKIK dan terbentuknya Fakultas Kedokteran, kedepan Fakultas Kedokteran akan lebih giat lagi dalam membangun kolaborasi dan kerjasama dengan rumah sakit dan fakultas kedokteran lainnya, baik dalam skala nasional maupun internasional.

“Berkenaan soal kerjasama internasional, bagi kami di Fakultas Kedokteran, tinggal memperluas area-area kerjasama,” kata Dokter Sabir.

Hal ini katanya, karena selama ini hampir semua MoU yang telah disepakati telah berjalan dengan baik. Menurut Dokter Ardi, sekembalinya dari Western Kentucky University, telah diprogramkan kerjasama di bidang penelitian kedokteran tropis.

“In shaa Allah September atau Oktober tahun ini, mungkin kami akan ke Eropa, khususnya di Polandia, termasuk University of Life Science di Praha,” kata Dokter Ardi.

Menyinggung soal kerjasama rumah sakit, pada dasarnya FK Untad telah menjajaki Goettingen University Jerman.

Ketika ditanya terkait perguruan tinggi di Jepang, Dokter Ardi mengatakan, pihaknya telah melakukan simposium kedokteran tingkat internasional di Hokkaido University.

“Ini semua dilakukan demi kemajuan Fakultas Kedokteran Untad karena merupakan komitmen kami bersama untuk melahirkan dokter-dokter yang terampil dan unggul di bidangnya. Dalam waktu dekat juga, sebanyak 38 orang dokter baru akan diambil sumpahnya. Jumlah 38 orang dokter baru ini merupakan hasil kelulusan UKMPPD yang diikuti oleh 39 orang atau dengan persentase kelulusan sebanyak 97,43 persen,” jelas Dokter Ardi. ALI

Silakan komentar disini...
loading...
(Visited 78 times, 1 visits today)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed