Polres Banggai Bekuk Tiga Pengedar Sabu-sabu

1731
SALAH satu pengedar sabu-sabu berinisial MI alias Il (22) yang ditangkap aparat bersama barang buktinya di wilayah Kecamatan Toili, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah. FOTO: IST

SultengTerkini.Com, BANGGAI– Tim Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polres Banggai, Sulawesi Tengah berhasil mengungkap kasus peredaran narkotika jenis sabu-sabu di wilayahnya dengan menangkap sejumlah pelakunya.

“Ada tiga pengedar sabu-sabu yang kita tangkap dalam sehari pada hari Sabtu (1/7/2017) di lokasi berbeda,” kata Kapolres Banggai AKBP Heru Pramukarno melalui Kepala Satres Narkoba Iptu Velly kepada SultengTerkini.Com melalui WhatsApp, Minggu (2/7/2017).

Velly menjelaskan, polisi awalnya meringkus seorang pengedar berinisial KD alias Dn (34), warga Desa Mulya Sari, Kecamatan Toili pada Sabtu (1/7/2017) sekira jam 11.30 Wita berdasarkan informasi dari warga.

Dari tangan pelaku KD, petugas menyita delapan bungkus plastik bening berisikan sisa-sisa kristal bening yang diduga sabu-sabu, satu buah bong, dua kaca pireks, dua unit telepon genggam, dua sendok pipet, satu tablet merek Advan, dua macis gas, dan uang tunai sebesar Rp320 ribu.

Setelah dikembangkan, polisi kemudian meringkus pengedar lainnya pada Sabtu sekira jam 12.30 Wita di Desa Sentral Timur, Toili dengan pelaku berinisial MI alias Il (22).

Dari tangan pelaku MI, polisi mengamankan sejumlah barang bukti diantaranya satu bungkus plastik bening berisikan kristal bening diduga sabu-sabu, satu pembungkus rokok, satu bong, dua plastik bening sisa sabu-sabu, satu kartu ATM, satu SIM C, dua unit telepon genggam, dua buku tabungan, satu dompet, dan uang Tunai sebanyak Rp1.550.000.

Polisi terus mengembangkan kasus itu.

Berdasarkan pengembangan pelaku sebelumnya yang ditangkap, polisi lalu membekuk satu lagi pengedar sabu-sabu pada Sabtu sekira jam 15.30 Wita di Desa Sentral Timur, Toili berinisial DL alias Ko Ah (54), warga Desa Tirta Kencana, Toili.

Bersama pelaku DL, polisi juga menemukan barang bukti seperti tiga bungkus plastik bening berisikan diduga sabu-sabu yang dililit menggunakan lakban hitam, satu pembungkus rokok, dua unit telepon genggam.

“Ketiga pelakunya ini adalah pengedar sabu-sabu yang sudah cukup lama bermain di wilayah Toili dan akhirnya berhasil kami tangkap,” kata Velly.

Saat ini ketiga pelakunya masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Mapolres Banggai.

“Untuk barang buktinya juga sudah diamankan di Mapolres Banggai,” kata orang pertama di Satres Narkoba Polres Banggai itu.

Polisi masih terus mengembangkan kasus itu untuk mengungkap bandar besarnya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, ketiga pelaku itu dijerat dengan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. CAL

Silakan komentar disini...
loading...