Kapolda Sulteng: Jangan Keluar Kalau Tidak Berdua!

1738
Rudy Sufahriadi

SultengTerkini.Com, PALU– Kapolda Sulawesi Tengah Brigjen Polisi Rudy Sufahriadi menegaskan, pihaknya sudah mengantisipasi segala bentuk ancaman dari kelompok yang ingin menyerang anggota di wilayahnya seperti kejadian penikaman polisi di Masjid Falatehan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan dan di Mapolda Sumatera Utara baru-baru ini.

Menurut Kapolda Rudy, kasus penyerangan terhadap polisi di masjid dekat Mabes Polri itu hampir sama modusnya dengan kejadian sebelumnya di Medan, Sumatera Utara.

“Modusnya mirip,” kata Kapolda Rudy Sufahriadi kepada sejumlah wartawan usai syukuran kenaikan pangkat Hari Bhayangkara di Aula Torabelo Polda Sulteng, Sabtu (1/7//2017).

Ia mengatakan, berbagai langkah antisipasi sudah dilakukannya dalam menghadapi ancaman tersebut.

Dirinya kata Rudy, jauh-jauh hari telah mengingatkan kepada anggota di wilayahnya, tidak hanya dalam rangka Hari Bhayangkara 1 Juli, tetapi jauh sebelum itu bahwa kepolisian akan diserang, tidak terkecuali di Sulawesi Tengah.

“Saya minta kepada anggota tetap melakukan body sistem. Jangan keluar kalau tidak berdua!, apalagi kalau mengenakan pakaian dinas,” tegas orang pertama di Polda Sulteng itu.

Meski begitu, mantan Kapolres Poso itu tetap berpesan kepada anggotanya dimanapun bertugas, jangan pernah takut menghadapi kelompok mereka!.

“Kita hadapi!. Saya disini bersama anggota Polda Sulteng siap menghadapi ancaman apapun juga, itu yang paling penting,” tutur perwira tinggi berpangkat satu bintang di pundaknya itu.

Kapolda Rudy menegaskan, kelompok yang melakukan serangan terhadap anggota polisi itu adalah jelas berafiliasi dengan ISIS, setelah berbaiat dengan imam atau pimpinan ISIS Abu Bakr al-Baghdadi.

Menurutnya, dari modus hingga bahasanya sangat mirip dengan kelompok yang berafiliasi dengan ISIS.

Dimana dalam imbauannya adalah lakukan serangan kepada thaghut dimanapun berada, kapanpun kamu siap, walaupun kamu menggunakan pisau.

“Ternyata terbukti, walaupun menggunakan pisau mereka melakukan serangan,” katanya.

Untuk di Sulteng, kepolisian saat ini sedang melacak dan mencari siapa saja yang bergabung dalam kelompok tersebut.

“Kalaupun ada serangan, kami siap!,” tutur Kapolda Rudy Sufahriadi. CAL

Silakan komentar disini...
loading...